ALVIO
  • WpView
    Reads 19
  • WpVote
    Votes 0
  • WpPart
    Parts 11
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Fri, Jan 2, 2026
"Gue lakuin itu bukan berarti gua menginginkannya, tapi karena belas kasihan ." Suara itu menusuk seperti pisau tajam. "Kamu milikku, milikku selamanya." Algreyvin Ryder Fernando, ketua komplotan genk yang disegani, menyembunyikan rahasia di balik mata tajam yang dalam. Ginjal yang dia donorkan kepada gadis yang dijodohkan ayahnya menjadi pengorbanan yang sia-sia. Baginya, hanya ada satu cinta sejati. "Aku tahu kamu hanya memenuhi wasiat ayahku, bukan karena memiliki rasa padaku," kata gadis itu dengan nada getir. "Aku sudah lelah menjadi pion dalam permainan takdir. Aku sudah cukup merasakan sakit". Takdir seperti apa lagi yang harus aku keterima, bahkan saat aku bertemu denganmu aku menaruh kepercayaan penuh . Tetapi apa yang kamu lakukan? Gadis itu menatapnya dengan mata penuh air mata. "Kamu berharap aku pergi, bukan? Kamu menganggap aku menghalangi kamu untuk bersamanya?" Algreyvin terdiam, raut wajahnya tak terbaca. Gadis itu tersenyum getir. "Aku harap takdir tidak mempertemukan kita kembali." Air matanya jatuh seperti hujan, menyiratkan luka yang tak terobati. Dengan langkah pasti, Algreyvin mendekati gadis itu, suara yang keluar dari bibirnya dingin dan tak berbelas kasihan. "Lo milik gue , dan gue ga akan pernah melepaskan lo sampai kapanpun ." CUKUP !
All Rights Reserved
#10
alvio
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Prahara Lamaran [END]
  • Nakula
  • Nala dan Mas Juragan
  • Kembang Desa (Hiatus)
  • Stand by Me (END+LENGKAP)
  • Salah Status
  • Rencana Pensiun Dini Nona Villain
  • EGLLAR MY PERFECT HUSBAND [END]
  • Hello Mr. Komrad (Complete)

[LENGKAP] Giana sudah bekerja di perusahaannya sekarang selama 4 tahun dan dia merasa ini adalah waktu yang tepat untuk menantang dirinya dengan bergabung ke perusahaan baru. Ia akhirnya mengajukan cuti untuk melakukan wawancara secara diam-diam. Tapi pekerjaannya semakin menggila dan tiba-tiba Giana dapat merasakan perubahan sikap dari atasannya, Arvin. Padahal dia hanya ingin menjalankan hari dengan tenang seperti biasanya untuk mempersiapkan diri menyelesaikan lamaran di tempat barunya itu. Iya, lamaran. Lamaran kerjaan kan? Tapi kenapa satu kantornya malah salah menyimpulkan jadi lamaran yang lain sih? Highest Ranking #1 out of 3.12K Metropop 07/01/2026 #1 out of 25.6K Chicklit 11/01/2026

More details
WpActionLinkContent Guidelines