Magoa ; Hanzo ×  Hanabi

Magoa ; Hanzo × Hanabi

  • WpView
    Reads 126
  • WpVote
    Votes 12
  • WpPart
    Parts 3
WpMetadataReadComplete Mon, Oct 6, 2025
Sejauh yang Hanabi ingat, musim panas selalu menjadi penanda buruk dalam hidupnya. Jauh di dalam masa lalunya, di musim panas-lah Hanabi yang berumur 7 tahun harus mengemban tanggung jawab sebagai penerus Klan Scarlet. Di musim panas pula ketika semua usaha Hanabi menjadi ketua Klan Scarlet terancam sia-sia karena kemunculan Hayabusa. Hanabi tidak boleh gagal-satu-satunya pilihannya adalah kemenangan. Satu hal yang selalu Hanabi anggap agak janggal; hari ketika Hanzo menjadikan baik Klan Scarlet dan Klan Shadow musuh bukanlah musim panas. Aneh, bukankah seharusnya justru kejadian itu yang pantas menjadi pertanda buruk? Sekian lama waktu berlalu sejak Hanabi menyatu dengan Higanbana dan Hanzo berhasil kabur dari keduanya, Hanabi bertemu lagi dengan Hanzo di musim panas. Tanpa Hayabusa, tanpa ada yang menyangka pertemuan itu akan terjadi. Apakah kejadian ini merupakan pertanda buruk lainnya dalam kehidupan Hanabi?
All Rights Reserved
#971
mlbb
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Secret Galaxy 6 [Slow Update]
  • Echoes of Eternity : The Journey of Freina
  • 𝐀𝐒𝐑𝐀𝐌𝐀  𝐀���𝐓-𝐇𝐔𝐒𝐁𝐔𝐍𝐈𝐘𝐀𝐇 | 𝐏𝐑𝐎𝐉𝐄𝐂𝐓 𝐑𝐀𝐌𝐀𝐃𝐇𝐀𝐍✅
  • Bangtan Boys Salah Gaul
  • House Of Cards [END]
  • Penyendiri
  • This Is My Story
  • REINKARNASI
  • KOS ABANG HOSEOK✓
  • Time Traveller

[On Going] "Secret Galaxy 6." Mereka menatap Arkana dengan tatapan penuh tanda tanya. Karena mereka tidak tahu harus respon apa akhirnya mereka hanya saling memandang satu sama lain dan menunggu penjelasan dari Arkana. "Hati kalian seluas semesta, seindah Galaxy, dan susah ditebak seperti teka-teki. Gue boleh 'kan jadi sahabat kalian?" Anang, Angga, Audy, Ayunda maupun Alya tersenyum lebar dan menganggukkan kepalannya. "Tapi ...." "Minta hospot dong," kata Alya. "Bisa jadi teman debat," kata Ayunda. "Enggak nyebelin," kaya Audy. "Ajarin game," kata Anang. "Jangan bucin," kata Angga. Mereka semua tertawa bersama karena syarat itu hanyalah candaan semata. Tidak mungkin 'kan berteman harus pakai syarat? Lalu bagaimana kelanjutan persahabatan mereka? Bagaimana Arkana mengatasi sifat-sifat mereka? _________ Publikasi : Selasa, 5 November 2019

More details
WpActionLinkContent Guidelines