Antara Kamu dan Dia

Antara Kamu dan Dia

  • WpView
    Reads 41
  • WpVote
    Votes 1
  • WpPart
    Parts 9
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Mon, Apr 6, 2026
Zaylee tak pernah menyangka bahwa satu lomba desain poster di sekolah akan mengubah hidupnya. Gadis sederhana yang selama ini hanya fokus pada pelajaran dan sahabatnya, tiba-tiba harus berhadapan dengan dua perasaan yang sama kuatnya - antara kenyamanan lama dan getaran baru yang belum pernah ia rasakan sebelumnya. Keiran, sahabat masa kecil yang selalu ada di sisinya. Ia lucu, perhatian, dan tahu semua hal tentang Zaylee - dari kebiasaan kecil sampai mimpi terbesarnya. Tapi di balik tawa dan candanya, Keiran menyimpan rasa yang selama ini tak pernah terucap. Sementara Athar, siswa pindahan yang misterius dan tenang, datang membawa sesuatu yang berbeda. Tatapan matanya membuat Zaylee sulit berpaling. Dalam diamnya, Athar bisa membuat Zaylee merasa dimengerti tanpa banyak kata. Ketiganya tergabung dalam satu tim lomba. Dari situ, perasaan mulai tumbuh, batas antara persahabatan dan cinta pun mulai kabur. Keiran mulai menunjukkan rasa cemburu, Athar makin berani mendekat, dan Zaylee terjebak di tengah dua hati yang sama-sama tulus, tapi tak mungkin ia miliki sekaligus. Di antara kenangan lama yang hangat dan perasaan baru yang mengguncang, Zaylee harus memilih - Apakah ia akan tetap bersama seseorang yang sudah lama ia kenal, atau membuka hatinya untuk seseorang yang baru datang, tapi membuat segalanya terasa berbeda?
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Berandalan di Mata Sang Tuan Muda.
  • The Time
  • ATLANTIS 2: PANGLIMA
  • Transmigrasi Ziora
  • GRAVARENZO
  • Tsundere Maniak Susu
  • EVANESCENT (HIATUS)
  • GHAIKA (REVISI)
  • Blueprint Pelarian Villain
  • I'm Not Just a Figuran

​Suara decit sepatu basket yang bergesekan dengan lantai semen SMA Nusantara Bakti seolah menjadi satu-satunya melodi yang akrab di telinga Arga. Matahari Jakarta yang menyengat di jam 12 siang sama sekali tidak ia gubris. Peluh membasahi jersey birunya, mengalir melewati leher dan hilang di balik kain yang sudah basah kuyup. ​Bagi Arga, hanya di lapangan ini dunia terasa jujur. Di sini, musuhnya jelas: ring basket dan lawan main. Tidak ada teriakan ibunya yang melengking menyalahkan takdir, tidak ada bau alkohol dari ayahnya yang pulang pagi membawa tumpukan utang baru, dan tidak ada beban rasa bersalah setiap kali melihat kakaknya pulang kerja dengan wajah pucat demi membiayai sekolahnya. ​"Arga! Berhenti main atau gue laporin ke BK karena bolos jam sejarah lagi!" ​Arga menghentikan dribel bolanya. Ia menoleh, menyeka keringat dengan punggung tangan, lalu menyeringai tipis melihat pengurus OSIS yang berdiri di pinggir lapangan dengan buku catatan. ​"Laporin aja," sahut Arga santai. "Ruang BK udah kayak rumah kedua buat gue, sekalian titip salam buat Pak Hendra." ​Di sisi lain koridor sekolah yang lebih dingin karena hembusan AC, melangkah sosok yang menjadi pusat gravitasi SMA Nusantara Bakti. Adrian. ​Setiap langkahnya terukur, seragamnya rapi tanpa cela, dan wajah blasterannya yang seolah dipahat langsung oleh malaikat, selalu memasang ekspresi datar yang sulit ditembus. Sebagai Ketua OSIS sekaligus putra tunggal dari pemilik Arsenio Group, Adrian adalah definisi kesempurnaan yang nyata. Hidupnya adalah garis lurus yang tenang, penuh fasilitas, dan kasih sayang yang melimpah. ​⊹ ࣪ ﹏𓊝﹏𓂁﹏⊹ ࣪ ˖⊹ ࣪ ﹏𓊝﹏𓂁﹏⊹ ࣪ ˖ WARNING ⚠ - b×b - BL lokal - Mpreg - ini cerita bl, awas jangan salah lapak. - banyak typo bertebaran.

More details
WpActionLinkContent Guidelines