Eternia: The Living World

Eternia: The Living World

  • WpView
    Reads 31
  • WpVote
    Votes 3
  • WpPart
    Parts 2
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Tue, Oct 7, 2025
WpInfo
Fiction
Romance
Apa jadinya jika semua orang terjebak dalam sebuah game yang mereka mainkan? Panik? Putus asa? Tetap berjuang? Atau... malah menikmatinya dan menganggapnya kehidupan baru? Inilah Eternia. Sebuah game VR yang dirancang oleh seorang programmer yang ingin membalaskan dendamnya kepada dunia. Masa kecilnya dipenuhi cacian dan hinaan dari orang-orang sekitar. Dendam itu semakin membludak hingga ia bersumpah akan membalasnya. Dunia... Ia memukul rata semua orang di dunia bersalah dan hendak menghukumnya. Namun di dunia nyata hal itu mustahil, maka karena itulah ia menciptakan sebuah game yang ia rancang sendiri, untuk memancing dan menjebak orang-orang supaya bisa dijadikan target balas dendamnya. Elian, sesosok siswa pendiam memasuki game tersebut. Berkat informasi dari temannya yang merupakan seorang peretas, ia berencana menyelamatkan orang-orang dari dunia mengerikan itu, tentu ia akan melakukannya dari balik bayangan tanpa banyak diketahui orang. Apakah ia berhasil menyelamatkan orang-orang yang terjebak dalam dunia yang se-liar abad pertengahan itu?
All Rights Reserved
#217
mmorpg
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Berandalan di Mata Sang Tuan Muda.
  • Blueprint Pelarian Villain [END]
  • GRAVARENZO
  • Tsundere Maniak Susu
  • I'm Not Just a Figuran
  • ATLANTIS 2: PANGLIMA
  • EVANESCENT (HIATUS)
  • GHAIKA (REVISI)
  • Transmigrasi Ziora
  • The Time

​Suara decit sepatu basket yang bergesekan dengan lantai semen SMA Nusantara Bakti seolah menjadi satu-satunya melodi yang akrab di telinga Arga. Matahari Jakarta yang menyengat di jam 12 siang sama sekali tidak ia gubris. Peluh membasahi jersey birunya, mengalir melewati leher dan hilang di balik kain yang sudah basah kuyup. ​Bagi Arga, hanya di lapangan ini dunia terasa jujur. Di sini, musuhnya jelas: ring basket dan lawan main. Tidak ada teriakan ibunya yang melengking menyalahkan takdir, tidak ada bau alkohol dari ayahnya yang pulang pagi membawa tumpukan utang baru, dan tidak ada beban rasa bersalah setiap kali melihat kakaknya pulang kerja dengan wajah pucat demi membiayai sekolahnya. ​"Arga! Berhenti main atau gue laporin ke BK karena bolos jam sejarah lagi!" ​Arga menghentikan dribel bolanya. Ia menoleh, menyeka keringat dengan punggung tangan, lalu menyeringai tipis melihat pengurus OSIS yang berdiri di pinggir lapangan dengan buku catatan. ​"Laporin aja," sahut Arga santai. "Ruang BK udah kayak rumah kedua buat gue, sekalian titip salam buat Pak Hendra." ​Di sisi lain koridor sekolah yang lebih dingin karena hembusan AC, melangkah sosok yang menjadi pusat gravitasi SMA Nusantara Bakti. Adrian. ​Setiap langkahnya terukur, seragamnya rapi tanpa cela, dan wajah blasterannya yang seolah dipahat langsung oleh malaikat, selalu memasang ekspresi datar yang sulit ditembus. Sebagai Ketua OSIS sekaligus putra tunggal dari pemilik Arsenio Group, Adrian adalah definisi kesempurnaan yang nyata. Hidupnya adalah garis lurus yang tenang, penuh fasilitas, dan kasih sayang yang melimpah. ​⊹ ࣪ ﹏𓊝﹏𓂁﹏⊹ ࣪ ˖⊹ ࣪ ﹏𓊝﹏𓂁﹏⊹ ࣪ ˖ WARNING ⚠ - b×b - BL lokal - Mpreg - ini cerita bl, awas jangan salah lapak. - banyak typo bertebaran.

More details
WpActionLinkContent Guidelines