Black in the Moon's Gaze

Black in the Moon's Gaze

  • WpView
    Reads 21,490
  • WpVote
    Votes 2,198
  • WpPart
    Parts 25
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Wed, Sep 2, 2026
WpInfo
Fanfic
Naruto
Black in the Moon's Gaze Di bawah cahaya rembulan yang memudar, dua hati berjalan di antara takdir dan kehancuran. Uchiha Sasuke, menggambarkan cinta dalam bentuk luka yang tak bisa disembuhkan. Memilih membenci daripada mencintai. Di sisi lain, Hinata Hyuga terjebak dalam keputusan yang bukan miliknya lamaran dari penghuni bulan, dan perjanjian yang bisa menelan seluruh klannya. . Naruto berjuang menjaga ikatan yang mulai redup, Sakura menuntut janji yang ia pegang sendiri, dan Hinata berdiri di antara cinta dan kehancuran, menjalani takdir yang tak pernah ia pilih. . Ketika bulan menginginkan bumi, siapa yang bisa mencegahnya dan siapa yang akan lenyap bersama cahaya terakhirnya?
All Rights Reserved
#6
canon
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • The Fate Of Uchiha Love ( SasuHina) END
  • Our Future
  • Atropa Belladonna
  • requiem the time
  • under the tree
  • Shards of a Silent Moon
  • The Peak
  • BOND (Sasuhina) END√
  • Alasan Konyol untuk Berpisah
  • The Uchiha's Redemption

​Naruto mencoba bangkit, tapi tubuhnya terlalu lemah. "Hinata, ada apa?" ​Hinata tetap menunduk, tidak berani menatapnya. Tubuhnya membeku. Kata-kata ayahnya terasa seperti mantra gelap yang merenggut semua kebahagiaan yang baru saja ia rasakan. Tiba-tiba, ia merasakan tangan Naruto menyentuh tangannya. ​"Hinata? Hei... kenapa kamu tidak menjawabku?" Naruto bertanya lagi, suaranya dipenuhi kekhawatiran. "Apa yang terjadi? Kenapa Sasuke... ada hubungannya denganmu?" ​Dengan hati-hati, Hinata mengangkat kepalanya. Ia menatap mata biru Naruto, mata yang telah ia cintai selama bertahun-tahun. Perlahan, ia menceritakan tentang perjanjian kuno itu, tentang bagaimana Klan Uchiha, yang garis keturunannya hampir punah, harus bersatu dengan Klan Hyuga demi keutuhan Konoha. ​"Karena itu, aku... aku harus menerima perjodohan ini," bisiknya, suaranya hampir tidak terdengar. ​Naruto terdiam. Ia menatap Hinata, tidak percaya. "Perjodohan? Tapi... kenapa harus kau? Kenapa harus Sasuke?" ​"Aku tidak tahu," jawab Hinata, air mata kembali mengalir. "Ini sudah menjadi takdir yang dibuat leluhur kami. Aku tidak bisa menolaknya." ​Naruto menggelengkan kepalanya. "Itu tidak benar, Hinata! Kalian punya hak untuk memilih takdir kalian sendiri. Aku akan bicara dengan Tsunade Baa-chan. Aku akan bicara dengan para tetua. Mereka tidak bisa memaksamu menikah dengan orang yang tidak kau cintai!" ​

More details
WpActionLinkContent Guidelines