Story cover for Anvaya by mrkalenn
Anvaya
  • WpView
    LECTURAS 48
  • WpVote
    Votos 11
  • WpPart
    Partes 11
  • WpHistory
    Hora 1h 39m
  • WpView
    LECTURAS 48
  • WpVote
    Votos 11
  • WpPart
    Partes 11
  • WpHistory
    Hora 1h 39m
Continúa, Has publicado oct 05, 2025
Anvaya berarti "keterikatan" atau "hubungan" dalam bahasa Sanskerta.
Cerita ini mengikuti Marcel dan Zea-dua orang yang pernah saling mencintai, saling menyakiti, lalu hidup bertahun-tahun dalam arah yang berbeda. Ketika sebuah pertemuan tak terduga mempertemukan mereka kembali, tidak ada ledakan emosi, tidak ada tangisan dramatis-hanya percakapan tenang di antara dua orang yang sudah belajar banyak dari kehilangan.
Melalui sore-sore di ruang kerja, tawa kecil di antara diam, dan kenangan yang sesekali muncul seperti bayangan di dinding, mereka perlahan menyadari bahwa cinta tidak selalu menuntut untuk dimiliki. Terkadang, cukup dengan tahu bahwa seseorang pernah menjadi rumah, dan masih tetap diingat dengan lembut di hati yang sama.
Todos los derechos reservados
Regístrate para añadir Anvaya a tu biblioteca y recibir actualizaciones
O
#210masalalu
Pautas de Contenido
Quizás también te guste
Quizás también te guste
Slide 1 of 10
Putar Arah cover
My Love in Air cover
Cinta, Senja, dan Keluarga cover
[COMPLETE] Fall In Love  ++BTS FanFic++ cover
Nyangga cover
Antara Dua Dunia: Kisah Cinta Kita cover
The Desolate Era cover
Ranjang sahabatku cover
Cinta Biar Betul ? cover
KAMU KU cover

Putar Arah

4 partes Continúa

Jika hidup adalah perjalanan, maka hidup juga tentang orang-orang yang kita temui dan silih berganti. Dalam sebuah perjalanan, terkadang kita berjalan sendiri, kadang juga ada teman yang membersamai. Ada yang datang dan pergi, ada yang hanya sekedar singgah untuk basa-basi, atau menetap sampai mati. Perjalanan juga membuat kita tahu bahwa tak selamanya orang lain akan berada di arah yang sama dengan kita. Orang yang berlawanan arah bisa jadi searah. Sebaliknya, yang searah bisa jadi putar arah. Namanya perjalanan, tentu tak akan selalu lancar. Begitupun dengan hidup Lana setelah sebuah batu besar menghadang perjalannya. Pada saat itu, Ia merasa semesta terlalu sibuk bermain dengannya. Atau malah mempermainkannya? Entahlah, yang pasti Lana hanya punya dua pilihan. Hancurkan batu itu dan melewatinya atau memilih putar arah untuk mencari jalan yang lain. Namun yang pasti, jika Lana memilih menghancurkannya, mungkin Ia juga akan ikut hancur.