When the Sun Was Ordered to Die (Touaki)

When the Sun Was Ordered to Die (Touaki)

  • WpView
    Reads 91
  • WpVote
    Votes 22
  • WpPart
    Parts 4
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sat, Dec 27, 2025
Ketika takdir manusia ditentukan oleh selembar surat yang katanya berasal dari Tuhan. Gallacian - sang pembawa wahyu dari Tuhan bertugas sebagai penentu, dan Eksekutor - sang malaikat maut bagi orang-orang. Tugas mereka ialah... Mengakhiri hidup bagi manusia yang tertera dalam surat dari Tuhan. Shinonome Akito - sang eksekutor, mendapatkan tugas yang begitu mulia dan paling tidak diinginkan olehnya yaitu sebagai eksekutor dari keluarga Kekaisaran. Karena barangsiapa ada seorang eksekutor ditugaskan untuk mengeksekusi keluarga Kekaisaran, maka setelah itu, mautnya lah yang akan dijemput - bisa dibilang ia harus mengakhiri hidupnya setelah ia mengakhiri hidup sang keluarga Kekaisaran. Shinonome Akito mendapatkan tugas yang begitu berat, ia harus mengeksekusi putra mahkota yang dikatanya begitu dingin nan tidak manusiawi - Aoyagi Toya. Mereka adalah dua insan yang begitu berbeda, namun apakah mereka benar-benar menerima kematian semudah itu? Project Sekai fanfiction! Character originally by @SEGA (cmiiw) Warning! - Holy mischaracterization (OOC) - very VERY out of canon story - Toya... Hear me out. - bromance (Touaki, or Akitoya idc) - IT HAS NOTHING WITH THE REAL STORY. Dont give me high hopes.
All Rights Reserved
#42
toya
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • JEEVANA
  • NIGHT NOISES || Romance Horror [SEGERA TERBIT]
  • Secretary Or Mommy? || HIATUS
  • The King & The Doctor
  • Given || Ju Jihoon
  • Second
  • I Want to Live [END]
  • KUASA DUNIAWI(Transmigrasi BL)
  • [BL Transmigrasi] Male Concubine
  • Love at Time's Brink [PROSES TERBIT]✔️
JEEVANA

"Gue terpaksa nikah sama lo, demi bayi yang ada di perut lo." Kata-kata itu jatuh seperti pisau yang menancap tepat di hati Kiana Alisha. Pernikahan yang seharusnya menjadi momen bahagia, kini hanya terasa seperti hukuman. Ia tidak diinginkan. Bukan sebagai istri, bukan sebagai seseorang yang layak dicintai. Pria di hadapannya, sosok yang dingin dan kasar, menikahinya bukan karena cinta-hanya karena tanggung jawab, Tatapan matanya tajam, seolah berkata bahwa semua ini hanya sementara. Bahwa setelah bayi itu lahir, segalanya akan berakhir semuanya. Namun, takdir selalu punya cara untuk mempermainkan hati manusia. Dalam kebencian, mungkin terselip perasaan yang tak terduga?

More details
WpActionLinkContent Guidelines