Story cover for One Click Away  by kuumariiin
One Click Away
  • WpView
    Reads 6
  • WpVote
    Votes 2
  • WpPart
    Parts 1
  • WpView
    Reads 6
  • WpVote
    Votes 2
  • WpPart
    Parts 1
Ongoing, First published Oct 05, 2025
Mature
Sekarang tuh hidup bener-bener dimanjain Tekhnologi.
Mau makan? Tinggal Klik.
Mau belanja? Tinggal Klik.
Bahkan hal aneh pun bisa kita beli lewat Online.
Cepet, praktis dan serba mudah pokoknya.

Tapi... gimana kalau "klik kecil" bisa jadi awal dari mimpi buruk kamu?

Kenalin! Salsa (Caca) buat yang akrab.
Seorang konten kreator yang seneng banget nyari hal absurd di internet.
Sampai satu hari, demi konten nekat beli mystery box dari dark web. Dan dari situlah segalanya berubah.
All Rights Reserved
Sign up to add One Click Away to your library and receive updates
or
Content Guidelines
You may also like
You may also like
Slide 1 of 10
Bound to Him cover
Hello, Mr. Mafia! cover
Intel Bucin cover
Setting the Path of Life - 🔞BL, ABO (JOONGDUNK)  cover
SHEA SANG FIGURAN cover
Shadow in the Lab cover
Trasmigrazione Gemellare Antagonista.    cover
Kenzo and the Smith family  cover
Spirit Detective [TAMAT] cover
🍀 AKSAMALA (PondPhuwin) | ENDING  cover

Bound to Him

54 parts Complete

Arstella terbangun di tubuh seorang pelayan di dunia asing yang penuh aturan dan kasta yang tak ia pahami. Setelah dipecat karena kebodohan yang tak disengaja, ia menemukan secarik poster. Kerajaan Eldoria tengah mencari pelayan untuk dua pangeran. Pangeran Leo, sang pewaris berambut emas yang dicintai rakyat, dan Pangeran Theodore, sang anak berambut hitam yang dibenci istana karena dianggap membawa kutukan. Tanpa pilihan, Arstella melamar pekerjaan itu dan tanpa sadar melangkah ke dalam istana yang tak hanya penuh kemegahan, tapi juga rahasia kelam. "Dewa aku hanya ingin hidup tenang... aku hanya ingin bekerja," bisik Arstella lirih, seolah sedang memohon pada langit yang bahkan tak menjawab. Namun, jawabannya datang dari bayangan. Suara Theodore terdengar rendah dan berbahaya. "Sayangnya, kau bekerja pada iblis, Stella." Ia melangkah mendekat, matanya gelap tak menyisakan belas kasih. "Dan dewa tak punya kuasa atas sesuatu yang sudah menjadi milikku."