Bagi sebagian orang, kata audit terdengar profesional.
Bagi karyawan divisi kredit Bank Sapta Raya Persada (Bank Sarap), kata itu lebih mirip ancaman.
Setelah drama "Proyek Roro Jonggrang" berakhir, Sukir dan rekan-rekannya kembali ke rutinitas yang nyaris tenang-sampai sebuah email dari Divisi Compliance muncul di inbox:
"Pemberitahuan Audit OJK - Minggu Depan."
Sekejap, ruang kerja berubah jadi medan perang.
Map biru beterbangan, printer mendadak sibuk, dan karyawan sibuk mencari "dokumen hilang" yang entah sejak kapan tak pernah ditemukan.
Wida panik setengah hidup, Okta masih sempat nonton video motivasi tentang bersikap tenang menghadapi audit OJK di YouTube.
Sementara itu, Sukir mencoba tetap waras di antara kekacauan. Di tengah malam lembur, hanya satu hal yang bisa menenangkan Sukir: video call dari Karin, sang penawar stres yang juga sesama pejuang bank.
Audit ini bukan sekadar soal kepatuhan, tapi ujian kesabaran, kekompakan, dan kadar humor para budak korporat.
Karena di dunia perbankan, bukan cuma uang yang harus balance-tapi juga mental.
Seluruh Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang