Serial 2 Sukir Bankir Getir: Audit OJK

Serial 2 Sukir Bankir Getir: Audit OJK

  • WpView
    Bacaan 13
  • WpVote
    Undian 0
  • WpPart
    Bahagian 3
WpMetadataReadSedang Ditulis
WpMetadataNoticeTerakhir diterbitkan Kha, Okt 16, 2025
WpInfo
Bukan fiksyen
Bagi sebagian orang, kata audit terdengar profesional. Bagi karyawan divisi kredit Bank Sapta Raya Persada (Bank Sarap), kata itu lebih mirip ancaman. Setelah drama "Proyek Roro Jonggrang" berakhir, Sukir dan rekan-rekannya kembali ke rutinitas yang nyaris tenang-sampai sebuah email dari Divisi Compliance muncul di inbox: "Pemberitahuan Audit OJK - Minggu Depan." Sekejap, ruang kerja berubah jadi medan perang. Map biru beterbangan, printer mendadak sibuk, dan karyawan sibuk mencari "dokumen hilang" yang entah sejak kapan tak pernah ditemukan. Wida panik setengah hidup, Okta masih sempat nonton video motivasi tentang bersikap tenang menghadapi audit OJK di YouTube. Sementara itu, Sukir mencoba tetap waras di antara kekacauan. Di tengah malam lembur, hanya satu hal yang bisa menenangkan Sukir: video call dari Karin, sang penawar stres yang juga sesama pejuang bank. Audit ini bukan sekadar soal kepatuhan, tapi ujian kesabaran, kekompakan, dan kadar humor para budak korporat. Karena di dunia perbankan, bukan cuma uang yang harus balance-tapi juga mental.
Hak Cipta Terpelihara
#2
bankir
WpChevronRight
Jom sertai komuniti bercerita terbesarDapatkan rekomendasi cerita yang diperibadikan, simpan cerita kegemaran anda ke dalam Pustaka anda, serta beri komen dan undi untuk mengembangkan komuniti anda.
Illustration

Anda juga mungkin menyukai

  • Dua Langit Berbeda
  • The Place You Left Me (Menuz) [END]
  • BOUND WITHOUT LOVE (END)
  • ATMA FATAMORGANA
  • Gila!?, Gue Jadi Kucing?!
  • MOTHER
  • Unexpectedly Yours
  • My Step Mom? [END] ✔️
  • Stealing My Husband
  • GAREL ; POSESIF BROTHER

Dua anak kembar yang terpaksa terpisah sejak tangis mereka pertama kali terdengar di bumi-sang ibu membawa Saka, sang ayah membawa Kael. Satu tumbuh dalam kehangatan dan prestasi, dikelilingi senyum dan harapan. Satu lagi belajar bertahan di rumah yang keras, memeluk mimpi di dalam air, lalu kehilangannya oleh tangan yang seharusnya melindungi. Mereka hidup di dunia yang sama, bersekolah di tempat yang sama, bahkan memiliki wajah yang hampir serupa. Namun tidak pernah tahu bahwa darah yang mengalir di tubuh mereka berasal dari luka yang sama. Ini adalah kisah tentang keluarga yang retak, mimpi yang dipatahkan, dan dua saudara yang berjalan berdampingan tanpa pernah benar-benar bertemu.

Maklumat lanjut
WpActionLinkGaris Panduan Isi