With Love, Antasena

With Love, Antasena

  • WpView
    Reads 20,235
  • WpVote
    Votes 2,972
  • WpPart
    Parts 39
WpMetadataReadMatureComplete Sat, Jan 17, 2026
Kalau bisa, Kinasih ingin berhenti menjadi putri mahkota. Sebentar juga tak apa, karena dia tidak mau lagi dipaksa sempurna. Sungguh... Kinasih sudah lelah. Tapi bagaimana jika takdir mendengar doanya, dan melemparkan sang putri ke dunia asing? Dunia yang tak hanya memiliki kereta kuda tanpa kuda maupun bangunan tinggi mencakar langit, tapi juga seorang lelaki bernama Antasena. Akankah pertemuan mereka menjadi cerita baru untuk Kinasih, atau malah hukuman atas kesalahan besar yang pernah ia perbuat? [Wirabhumi Sisters #2] Romance with a little magic 🔮💕 Update setiap Rabu dan Sabtu Oktober 2025
All Rights Reserved
Series

Wirabhumi Sisters 👑

  • Candrakirana
    43 parts
  • 39 parts
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Nala dan Mas Juragan
  • Nakula
  • Hello Mr. Komrad (Complete)
  • EKSKALASI
  • Almost Married (On Going)
  • Dangerous Deal S1-S2 (on going)
  • NINGRUM
  • Define the Relationship
  • Kembang Desa
  • Rencana Pensiun Dini Nona Villain

Setelah menyelesaikan kuliahnya, Kanala Ayudia Kirana (22) diminta oleh keluarganya untuk pulang ke kampung halaman dan tidak perlu bersusah payah mencari pekerjaan di ibu kota. Namun, Nala menolak dengan alasan tidak ingin menyia-nyiakan gelar di belakang namanya. Ia bersikeras ingin mencari pengalaman kerja selama satu tahun terlebih dahulu sebelum benar-benar menetap di kampung. Keluarganya akhirnya menyetujui, dengan satu syarat: Nala hanya boleh bekerja selama satu tahun, tidak lebih. Sayangnya, baru tiga bulan bekerja di salah satu perusahaan ternama, Nala menyerah. Tekanan pekerjaan yang tinggi dan lingkungan kantor yang tidak sesuai dengan ekspektasinya membuatnya kehilangan semangat. Ia pun memutuskan untuk mengundurkan diri dan berdiam diri di kosan, tanpa keberanian untuk memberi tahu keluarganya. Raras-ibu Nala-yang kemudian mengetahui anak bungsunya sudah tidak bekerja lagi, segera mendesaknya untuk pulang. Sebelum Nala sempat menolak, Raras lebih dulu mengancam tidak akan lagi mengirimkan uang bulanan. Terpojok dan kehabisan pilihan, Nala akhirnya menyerah. Ia berkemas dan pulang ke kampung halamannya. Namun siapa sangka? Di antara hamparan sawah dan hari-hari yang membosankan di warung milik ayahnya, hadir Hanggara Wiratama (31), juragan tanah sekaligus pemilik peternakan ayam terbesar di desa tetangga, selain itu ia juga menjalankan usaha jual-beli beras yang ia bangun dari nol, tak lupa dengan usahanya di kota yang tidak banyak diketahui orang. Sosoknya yang tenang dan apa adanya membuat Nala belajar bahwa pulang bukan berarti kalah, melainkan menemukan tempat untuk tumbuh. Bersamanya, Nala menyadari bahwa tidak semua mimpi harus dikejar jauh ke kota, sebagian justru menunggu untuk ditemukan di rumah.

More details
WpActionLinkContent Guidelines