Los Angeles, di balik gedung-gedung tinggi dan cahaya lampu malam, Elena, seorang mahasiswi tingkat akhir berusia 23 tahun, berjuang demi masa depannya. Gadis polos, pintar, dan berhati baik ini hidup sederhana bersama kedua orang tuanya. Walau sebenarnya keluarganya tak pernah meminta, Elena memilih bekerja paruh waktu di sebuah kafe demi membantu ekonomi keluarga.
Hidup Elena berjalan tenang, sampai ia bertemu Adrian.
Adrian bukan sekadar dosen. Ia adalah profesor terkenal di kampus, berusia 35 tahun, dingin, keras, dan nyaris tak tersentuh. Namanya dikenal sebagai "dosen killer" yang membuat banyak mahasiswa gemetar hanya dengan tatapannya. Kampus tempat Elena belajar pun ternyata milik keluarganya-menjadikan Adrian sosok berkuasa yang tak seorang pun bisa lawan.
Semuanya berubah ketika Elena datang untuk meminta remedial. Nilainya yang jatuh membuatnya di ambang kegagalan lulus dan kehilangan beasiswa. Namun, jawaban Adrian bukanlah kesempatan ujian ulang. Dengan tenang dan dingin, pria itu justru mengajukan satu syarat yang tak pernah Elena bayangkan.
"Jadi kekasihku, Elena. Tiga hari, itu waktumu untuk memutuskan."
Elena terjebak antara masa depan dan harga dirinya. Menjadi kekasih sang profesor berarti melanggar batas, tapi menolak berarti mengorbankan mimpinya.
Apa sebenarnya alasan Adrian? Benarkah ini sekadar permainan seorang pria berkuasa, atau ada rahasia besar yang selama ini ia sembunyikan? Dan ketika hati perlahan terlibat, bisakah Elena tetap membedakan antara cinta dan paksaan?
Bagaimana perasaan kalian jika memiliki pacar yang begitu sempurna. Bukan hanya dari fisiknya dan wajahnya tapi juga prestasi yang dia miliki. Rasanya itu sebuah anugerah bukan?
Itulah yang dirasakan oleh Jia Ayunara. Gadis biasa yang memiliki wajah tembem dan badan sedikit berisi. Baginya dia tidak ada cantik-cantiknya. Tentunya dia senang dan lebih tepatnya sangat senang.
Hingga suatu hari, Jia baru sadar jika apa yang sudah dia lakukan adalah hal yang salah. Memang seharusnya sedari awal dia tidak menerima semua itu.
Apa yang mereka katakan tentang pacarnya dan primadona sekolah memang benar. Mereka sama. Mereka sederajat dan ciuman yang dia lihat sudah menjawab semuanya.
Nakula Janendra Damayantra bukan hanya mengajarkannya cinta tapi juga mengajarkannya makna sakit hati.
Putus adalah jalan terbaik bagi Jia dan juga awal gila yang dia lakukan. Nakula tidak akan pernah membiarkan hal itu terjadi.
[Start: 13 Desember 2025]