The Devil's Obsession

The Devil's Obsession

  • WpView
    LECTURAS 88
  • WpVote
    Votos 9
  • WpPart
    Partes 3
WpMetadataReadContenido adultoContinúa
WpMetadataNoticeÚltima publicación dom, oct 19, 2025
The Devil's Obsession "He looked at her like she was art something to admire, but also something to own." Lui la guardava come se fosse arte. Qualcosa da ammirare... ma anche da possedere. Arisa Volkova hanyalah gadis biasa penjaga toko kue kecil di tengah hiruk pikuk Jakarta. Hidupnya sederhana, tenang, nyaris membosankan... sampai pria itu datang. Alessio De Luca. Nama yang membuat dunia bawah gemetar. Tampan, dingin, dan berbahaya seorang bos mafia Italia yang datang dengan alasan "bisnis properti", padahal langkahnya membawa badai ke mana pun ia pergi. Saat pandangan mereka bertemu di balik etalase toko kue itu, segalanya berhenti. Arisa, dengan senyum polos dan gerak lembutnya, menyalakan sesuatu yang tak pernah ia rasakan sebelumnya. Obsesi. Dan bagi Alessio, obsesi bukanlah permainan itu perintah jiwa. "Non puoi scappare da me, dolcezza. Tu sei mia fin dall'inizio." ("Kau tak bisa lari dariku, manis. Kau milikku sejak awal.") Namun semakin dalam Arisa mengenalnya, semakin ia sadar Di balik tatapan dingin pria itu, tersembunyi luka yang bahkan iblis pun takut menyentuhnya. Dan mungkin... hanya dirinya yang bisa menyembuhkan. Tapi cinta yang lahir dari dosa, apakah benar bisa membawa keselamatan?
Todos los derechos reservados
Únete a la comunidad narrativa más grandeObtén recomendaciones personalizadas de historias, guarda tus favoritas en tu biblioteca, y comenta y vota para hacer crecer tu comunidad.
Illustration

Quizás también te guste

  • Nala dan Mas Juragan
  • Stand by Me (END+LENGKAP)
  • Salah Status
  • Kembang Desa (Hiatus)
  • Nakula
  • Prahara Lamaran [END]
  • Hello Mr. Komrad (Complete)
  • EGLLAR MY PERFECT HUSBAND [END]
  • Rencana Pensiun Dini Nona Villain

Setelah menyelesaikan kuliahnya, Kanala Ayudia Kirana (22) diminta oleh keluarganya untuk pulang ke kampung halaman dan tidak perlu bersusah payah mencari pekerjaan di ibu kota. Namun, Nala menolak dengan alasan tidak ingin menyia-nyiakan gelar di belakang namanya. Ia bersikeras ingin mencari pengalaman kerja selama satu tahun terlebih dahulu sebelum benar-benar menetap di kampung. Keluarganya akhirnya menyetujui, dengan satu syarat: Nala hanya boleh bekerja selama satu tahun, tidak lebih. Sayangnya, baru tiga bulan bekerja di salah satu perusahaan ternama, Nala menyerah. Tekanan pekerjaan yang tinggi dan lingkungan kantor yang tidak sesuai dengan ekspektasinya membuatnya kehilangan semangat. Ia pun memutuskan untuk mengundurkan diri dan berdiam diri di kosan, tanpa keberanian untuk memberi tahu keluarganya. Raras-ibu Nala-yang kemudian mengetahui anak bungsunya sudah tidak bekerja lagi, segera mendesaknya untuk pulang. Sebelum Nala sempat menolak, Raras lebih dulu mengancam tidak akan lagi mengirimkan uang bulanan. Terpojok dan kehabisan pilihan, Nala akhirnya menyerah. Ia berkemas dan pulang ke kampung halamannya. Namun siapa sangka? Di antara hamparan sawah dan hari-hari yang membosankan di warung milik ayahnya, hadir Hanggara Wiratama (31), juragan tanah sekaligus pemilik peternakan ayam terbesar di desa tetangga, selain itu ia juga menjalankan usaha jual-beli beras yang ia bangun dari nol, tak lupa dengan usahanya di kota yang tidak banyak diketahui orang. Sosoknya yang tenang dan apa adanya membuat Nala belajar bahwa pulang bukan berarti kalah, melainkan menemukan tempat untuk tumbuh. Bersamanya, Nala menyadari bahwa tidak semua mimpi harus dikejar jauh ke kota, sebagian justru menunggu untuk ditemukan di rumah.

Más detalles
WpActionLinkPautas de Contenido