Diary Hari Esok

Diary Hari Esok

  • WpView
    Reads 32
  • WpVote
    Votes 8
  • WpPart
    Parts 3
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Fri, Feb 20, 2026
"Setelah semuanya apa aku masih harus nerima kamu lagi? aku capek" "Aku masih cinta" "Aku gak bisa" Setelah perpisahan antara Salma dan Alfan semasa kelulusan SMP. Kini Salma di SMA menemukan "Kak Yadris yang mana? kok katanya bukuku dibawa dia?" "Kak Yadris?" siapa dia? apakah dia kemudian akan menggantikan posisi Alfan di hati Salma? karena bukan hanya buku yang dibawanya, Dia ikut membawa separuh dari nyawa Iffe di masa lalu.
All Rights Reserved
#148
highschoollovestory
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Blueprint Pelarian Villain
  • EVANESCENT (HIATUS)
  • Berandalan di Mata Sang Tuan Muda.
  • GHAIKA (REVISI)
  • ATLANTIS 2: PANGLIMA
  • I'm Not Just a Figuran
  • Transmigrasi Ziora
  • The Time
  • Tsundere Maniak Susu
  • GRAVARENZO

Flora Severian terbangun sebagai Hazellette Ashcroft, istri Duke dalam novel fantasi sejarah. Figuran yang akan dihancurkan oleh tokoh utama wanita, Mantan kekasih Duke, anak pelayan yang ditakdirkan merebut segalanya, karakter badass yang membuat hubungan Hazellette dengan suaminya kandas. Flora mengerti satu hal begitu masuk ke novel, Jika dia bertahan dia akan dihancurkan, karena itu pilihan Flora hanya kabur... menghapus namanya dari cerita. Dalam novel ini, istri Duke tidak akan pernah diselamatkan. Hazelletta akan disingkirkan... lalu dilupakan. Dia harus membuat dunia percaya dia mati. Lalu tokoh utama akan mengambil alih segalanya dan cerita berjalan tanpanya. Asal bisa hidup tenang Hazel tidak peduli apapun. Tapi takdir tidak pernah benar-benar berteman dengannya. Karena anak yang dia tinggalkan bukan anak biasa. "Jika aku kembali suatu hari, apa dunia ini masih akan memberiku tempat?" -Hazellette Ashcroft- "Kuburkan petinya! Itu hanya peti kosong. Aku akan menemukannya kembali... apa pun bentuknya. Istriku terlalu cerdas untuk mati begitu saja." -Gillian L. Grandwood-

More details
WpActionLinkContent Guidelines