Unspoken Footprint

Unspoken Footprint

  • WpView
    Membaca 0
  • WpVote
    Vote 0
  • WpPart
    Bab 2
WpMetadataReadBersambung
WpMetadataNoticePublikasi terakhir Sel, Okt 7, 2025
WpInfo
Fiksi
Romansa
Kadang aku mikir, mungkin aku ini bukan takut jatuh cinta lagi. Mungkin... aku cuma lupa caranya. Aku lupa gimana rasanya punya seseorang buat ditunggu. Lupa gimana caranya percaya sama orang, sepenuh itu. Dulu aku bisa ngerasa deg-degan cuma karena satu notif WhatsApp. Sekarang? Notif bank pun rasanya datar. Bukannya aku nggak mau cinta lagi. Aku cuma nggak yakin, kalau aku masih tahu gimana caranya. ________________________________________ Aku bukan anti-cinta, tapi udah nggak tahu caranya lagi. pengen cinta, tapi takut kecewa lagi. Aku tahu dia pernah jatuh cinta, tapi sekarang kayak... "Aku lupa gimana rasanya nyimpen nomor orang dan deg-degan nunggu dia balas chat." _________________________________________ Flo adalah perempuan karier yang sudah lama tak lagi percaya pada cinta. Sementara teman-temannya mulai membangun keluarga dan menjalani hidup yang terlihat sempurna, dia justru tenggelam dalam kenangan dan cerita cinta masa lalunya yang tak pernah benar-benar diungkapkan. Dalam Unspoken Footprints, Flo menulis kembali perjalanan cintanya-dari rasa suka yang malu-malu, patah hati yang diam-diam, hingga pelajaran berharga yang membentuk dirinya hari ini. Jejak-jejak cinta yang tersimpan rapat di dalam hati, hanya dia yang tahu dan memahami. Ini bukan sekadar cerita tentang cinta, tapi tentang keberanian untuk menerima masa lalu, berdamai dengan luka, dan merangkai harapan baru di tengah ketidakpastian. Karena terkadang, jejak paling dalam adalah yang tak pernah terucap.
Seluruh Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang
#2
wanitakarier
WpChevronRight
Bergabunglah dengan komunitas bercerita terbesarDapatkan rekomendasi cerita yang dipersonalisasi, simpan cerita favoritmu ke perpustakaan, dan berikan komentar serta vote untuk membangun komunitasmu.
Illustration

anda mungkin juga menyukai

  • Nala dan Mas Juragan
  • EGLLAR MY PERFECT HUSBAND [END]
  • Kembang Desa
  • Prahara Lamaran [END]
  • Stand by Me (END+LENGKAP)
  • Salah Status [END]
  • Hello Mr. Komrad (Complete)
  • Nakula
  • Rencana Pensiun Dini Nona Villain

Setelah menyelesaikan kuliahnya, Kanala Ayudia Kirana (22) diminta oleh keluarganya untuk pulang ke kampung halaman dan tidak perlu bersusah payah mencari pekerjaan di ibu kota. Namun, Nala menolak dengan alasan tidak ingin menyia-nyiakan gelar di belakang namanya. Ia bersikeras ingin mencari pengalaman kerja selama satu tahun terlebih dahulu sebelum benar-benar menetap di kampung. Keluarganya akhirnya menyetujui, dengan satu syarat: Nala hanya boleh bekerja selama satu tahun, tidak lebih. Sayangnya, baru tiga bulan bekerja di salah satu perusahaan ternama, Nala menyerah. Tekanan pekerjaan yang tinggi dan lingkungan kantor yang tidak sesuai dengan ekspektasinya membuatnya kehilangan semangat. Ia pun memutuskan untuk mengundurkan diri dan berdiam diri di kosan, tanpa keberanian untuk memberi tahu keluarganya. Raras-ibu Nala-yang kemudian mengetahui anak bungsunya sudah tidak bekerja lagi, segera mendesaknya untuk pulang. Sebelum Nala sempat menolak, Raras lebih dulu mengancam tidak akan lagi mengirimkan uang bulanan. Terpojok dan kehabisan pilihan, Nala akhirnya menyerah. Ia berkemas dan pulang ke kampung halamannya. Namun siapa sangka? Di antara hamparan sawah dan hari-hari yang membosankan di warung milik ayahnya, hadir Hanggara Wiratama (31), juragan tanah sekaligus pemilik peternakan ayam terbesar di desa tetangga, selain itu ia juga menjalankan usaha jual-beli beras yang ia bangun dari nol, tak lupa dengan usahanya di kota yang tidak banyak diketahui orang. Sosoknya yang tenang dan apa adanya membuat Nala belajar bahwa pulang bukan berarti kalah, melainkan menemukan tempat untuk tumbuh. Bersamanya, Nala menyadari bahwa tidak semua mimpi harus dikejar jauh ke kota, sebagian justru menunggu untuk ditemukan di rumah.

Detail lengkap
WpActionLinkPanduan Muatan