Story cover for AFTER OUR YOUTH by Aeris_Bunansa
AFTER OUR YOUTH
  • WpView
    Reads 276
  • WpVote
    Votes 67
  • WpPart
    Parts 23
  • WpView
    Reads 276
  • WpVote
    Votes 67
  • WpPart
    Parts 23
Ongoing, First published Oct 08, 2025
[POV orang pertama]
[Slow burn story]

Kehidupan Sizha tidak pernah menarik untuknya. Kedua orang tua bercerai dan ia tinggal bersama ibunya sendirian. Meskipun perceraian memisahkan kedua orang tuanya, tapi tidak memisahkan Sizha dengan siapapun. 

Hidup dengan keluarga yang rumit membuat Sizha bersikap tak acuh dengan sekitarnya. Bahkan di sekolah, dia tidak pernah peduli apapun selain sesuatu yang dirinya terlibat didalamnya. Sizha bahkan tidak punya teman dekat meskipun tiga tahun dengan anggota angkatan yang sama. 

Namun suatu hari, laki-laki bername-tag Nofel berbicara padanya. Bahkan Sizha tidak tahu ada yang bernama Nofel sebelumnya. Nofel terus mengganggu keseharian Sizha di sekolah, setidaknya itu menurut Sizha. Sizha tidak risih, ia bahkan tidak mengusir, hanya saja, kala Sizha tahu siapa dalang dibalik keanehan Nofel, Sizha mulai risih. 

Tidak pada Nofel tapi pada pelaku. Hari-hari Sizha yang tenang kini memiliki runtutan masalah.
All Rights Reserved
Sign up to add AFTER OUR YOUTH to your library and receive updates
or
Content Guidelines
You may also like
You may also like
Slide 1 of 10
Atlas Air Mata cover
𝐍𝖾𐓣𝖾𐓣 cover
THE LIGHT AND SHADOW cover
Bumi Azura cover
ATASANKU [ON GOING] cover
Back cover
OVERPROTECTIVE cover
ALVAS MATTHEO cover
Threads of Rain [On Going] S2 Story of Rei-Raka cover
perjodohan konglomerat cover

Atlas Air Mata

25 parts Complete

Novel ini adalah sebuah perjalanan sunyi ke dalam ruang-ruang kecil emosional yang sering tersembunyi di balik kehidupan pasangan modern. Ia tidak mencoba menjadi dramatis, justru kekuatannya terletak pada ketenangan yang retak, pada detail kecil yang diabaikan, pada jeda panjang dalam dialog, dan pada air mata yang tidak pernah ingin diumbar. • BABAK I - ILUSI KESEIMBANGAN • Bab 1 - Tangisan yang Tidak Meminta Apa-Apa Bab 2 - Rumah yang Terlalu Tenang Bab 3 - Pria yang Selalu Merasa Cukup Bab 4 - Daftar Hal-Hal Kecil yang Terlupakan Bab 5 - Senyuman yang Dipaksakan Bab 6 - Kata yang Tidak Pernah Diucapkan • BABAK II - SISTEM SKOR YANG TAK TERLIHAT • Bab 7 - Menghitung Tanpa Angka Bab 8 - Lelaki yang Tidak Mengerti Bahasa Luka Bab 9 - Perempuan yang Terlalu Banyak Mengingat Bab 10 - Sahabat yang Tahu Terlalu Banyak Bab 11 - Ketika Diam Menjadi Senjata Bab 12 - Rumah yang Berubah Menjadi Arena • BABAK III - AIR MATA SEBAGAI SENJATA • Bab 13 - Luka yang Tak Pernah Sembuh Bab 14 - Cinta atau Kendali Bab 15 - Pria yang Kehilangan Diri Bab 16 - Pecah Tanpa Suara Bab 17 - Pengakuan dalam Sunyi Bab 18 - Titik Tanpa Jalan Pulang • BABAK IV - KEBENARAN & PENYEMBUHAN • Bab 19 - Perempuan yang Melihat Dirinya Sendiri Bab 20 - Lelaki yang Akhirnya Mendengar Bab 21 - Yang Tertinggal di Antara Kami Bab 22 - Surat untuk Diri yang Pernah Lupa Bab 23 - Jika Cinta Masih Ada Bab 24 - Atlas Air Mata