Dhe...Sebuah Janji Yang Hilang ( END )
Aksara Mahesvara, 30 tahun, seorang novelis lulusan Psikologi dari universitas ternama di Semarang. Ia dikenal luas sebagai Mr. Romance, tempat orang-orang mencari nasihat tentang cinta, pernikahan, dan patah hati.
Namun hidupnya berubah ketika istrinya, Elara Vayuna, meninggal secara misterius hanya beberapa jam setelah mereka pulang dari perjalanan berdua.
Sejak malam itu, Aksara menulis tentang cinta dengan warna yang berbeda-gelap, kehilangan, dan kesepian.
Hingga suatu malam, saat membuka status WhatsApp, ia menemukan sebuah status sederhana dari seseorang bernama Dhe Pondok Web.
Percakapan kecil berubah menjadi kedekatan yang tak terduga.
Mereka berbagi cerita tentang kesepian, iman, luka, dan harapan.
Cinta mereka tumbuh melalui chat, telepon, dan video call, tanpa pernah bertemu.
Namun setiap kali mereka membuat janji bertemu, selalu ada halangan.
Hingga mereka menyerah pada rencana.
"Biarlah takdir yang mempertemukan."
Tanpa diketahui Dhe, Aksara suatu hari benar-benar datang ke Jogja untuk membuat kejutan.
Namun sebuah bus wisata yang oleng di Kaliurang menghancurkan mobilnya.
Aksara meninggal seketika.
Dhe tak pernah tahu.
Karena setelah kematian itu...
chat dari Aksara masih terus membalas.
Hingga dua bulan kemudian, Dhe datang ke Semarang untuk menemui lelaki yang ia cintai.
Di sana, ia menemukan sebuah kenyataan yang menghancurkan hatinya.
Dan pada malam setelah ia mengunjungi makam Aksara...
sebuah pesan terakhir masuk ke ponselnya.
"Maafkan aku Dhe.
Aku pamit.
Terima kasih... akhirnya kita bertemu,
meski sudah berbeda langit."