KOSAN WISH

KOSAN WISH

  • WpView
    Reads 177
  • WpVote
    Votes 31
  • WpPart
    Parts 2
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Wed, Oct 8, 2025
deskripsi cerita : KOSAN WISH tempat di mana ketenangan cuma mitos dan galon air jadi simbol penderitaan. Setiap hari di kosan ini, selalu ada kejadian yang nggak masuk akal. Ada yang bangun jam 2 siang dan ngaku "baru jam 8 kok," ada juga yang masak mie tapi malah bakar panci. Tiap malam pasti ada yang teriak "SIAPA YANG MINUM KOPI GUE?!" padahal dia sendiri yang minum. Tagihan listrik udah kayak jumpscare, galon kosong dianggap dekorasi, dan kipas angin jadi rebutan utama pas siang bolong. Belum lagi drama harian soal siapa yang nyuci piring, padahal semua pura-pura sibuk. Kadang berasa kayak tinggal di reality show tanpa kru dan tanpa skrip - cuma penuh tawa, amarah, dan sedikit keinginan buat kabur dari kehidupan kos. Tapi entah kenapa, setiap kali chaos selesai, selalu ada tawa di ujungnya. Selamat datang di Kosan WISH - tempat di mana hidup bareng itu ribut, tapi nggak pernah ngebosenin.
All Rights Reserved
#97
sakuryo
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • The Time
  • Berandalan di Mata Sang Tuan Muda.
  • Tsundere Maniak Susu
  • Blueprint Pelarian Villain
  • Transmigrasi Ziora
  • EVANESCENT (HIATUS)
  • ATLANTIS 2: PANGLIMA
  • GRAVARENZO
  • I'm Not Just a Figuran
  • GHAIKA (REVISI)
The Time

Tiga tahun Jeselyn Ananta menghabiskan waktunya mengejar bayang-bayang tunangan nya, Leon Gamalio. Baginya, Leon adalah segalanya. Namun, malam itu mengubah segalanya. Hantaman keras sebuah truk di persimpangan jalan gelap membuat nya berada di ambang maut, dalam koma yang panjang, jiwa Jeselyn melayang masuk ke sebuah masa depan yang tak pernah ia bayangkan. Ia melihat dirinya sendiri dalam versi yang lebih dewasa, lebih rapuh, dan hancur di tengah kemewahan sebuah rumah megah. "Mau ke mana lagi?" tanya Jeselyn masa depan dengan suara serak akibat tangis. "Menemani wanita yang sedang mengandung anakku," jawab Leon dingin, tanpa sedikit pun menoleh. Kenyataan pahit itu menghujam jantung Jeselyn. Pernikahan yang ia impikan ternyata hanyalah penjara tanpa cinta.

More details
WpActionLinkContent Guidelines