Half of me

Half of me

  • WpView
    Reads 28
  • WpVote
    Votes 1
  • WpPart
    Parts 4
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Thu, Oct 9, 2025
WpInfo
Fanfic
1Direction
Davin Andreas baru aja balik ke Indonesia setelah enam tahun kuliah kedokteran di luar negeri. Bagi orang lain, itu pencapaian besar. Bagi Davin sendiri... itu cuma cara buat kabur sementara dari rumah yang nggak pernah benar-benar terasa rumah. Ia lahir kembar bareng Darren. Mereka tumbuh di tanggal yang sama, di bawah kasih sayang ibu yang sama... tapi dengan dua ayah yang berbeda. Langka, aneh, dan entah kenapa, hidupnya juga selalu seperti itu setengah. Setengah diterima, setengah diabaikan. Darren punya segalanya: kepercayaan keluarga, perhatian orang-orang, bahkan cinta pertama Davin. Sementara Davin? Selalu jadi yang ngalah. Yang diem, tapi ngelakuin semuanya dengan benar. Yang pulang cuma buat lihat semua yang dulu dia lepas masih di tempat yang sama, tapi bukan lagi miliknya. Tinggal bersama keluarga angkat dan mama kandungnya bikin Davin sadar, beberapa luka nggak bisa sembuh cuma karena waktu. Apalagi kalau setiap hari kamu harus pura-pura kuat di tengah orang yang nggak pernah bener-bener ngerti kamu. Tapi di rumah sakit tempat ia mulai kerja, Davin bertemu seseorang yang pelan-pelan bikin semuanya berubah. Bukan karena orang itu menyembuhkan lukanya, tapi karena untuk pertama kalinya... ada yang melihatnya bukan sebagai bayangan Darren. Bukan kembarannya. Bukan anak yang selalu ngalah. Tapi dirinya sendiri. Dan di situlah Davin mulai belajar kalau untuk jadi utuh, kadang kamu harus rela kehilangan separuh yang dulu kamu pertahankan.
All Rights Reserved
#120
siblings
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Berandalan di Mata Sang Tuan Muda.
  • Blueprint Pelarian Villain [END]
  • Transmigrasi Ziora
  • Tsundere Maniak Susu
  • GRAVARENZO
  • The Time
  • GHAIKA (REVISI)
  • I'm Not Just a Figuran
  • EVANESCENT (HIATUS)
  • ATLANTIS 2: PANGLIMA

​Suara decit sepatu basket yang bergesekan dengan lantai semen SMA Nusantara Bakti seolah menjadi satu-satunya melodi yang akrab di telinga Arga. Matahari Jakarta yang menyengat di jam 12 siang sama sekali tidak ia gubris. Peluh membasahi jersey birunya, mengalir melewati leher dan hilang di balik kain yang sudah basah kuyup. ​Bagi Arga, hanya di lapangan ini dunia terasa jujur. Di sini, musuhnya jelas: ring basket dan lawan main. Tidak ada teriakan ibunya yang melengking menyalahkan takdir, tidak ada bau alkohol dari ayahnya yang pulang pagi membawa tumpukan utang baru, dan tidak ada beban rasa bersalah setiap kali melihat kakaknya pulang kerja dengan wajah pucat demi membiayai sekolahnya. ​"Arga! Berhenti main atau gue laporin ke BK karena bolos jam sejarah lagi!" ​Arga menghentikan dribel bolanya. Ia menoleh, menyeka keringat dengan punggung tangan, lalu menyeringai tipis melihat pengurus OSIS yang berdiri di pinggir lapangan dengan buku catatan. ​"Laporin aja," sahut Arga santai. "Ruang BK udah kayak rumah kedua buat gue, sekalian titip salam buat Pak Hendra." ​Di sisi lain koridor sekolah yang lebih dingin karena hembusan AC, melangkah sosok yang menjadi pusat gravitasi SMA Nusantara Bakti. Adrian. ​Setiap langkahnya terukur, seragamnya rapi tanpa cela, dan wajah blasterannya yang seolah dipahat langsung oleh malaikat, selalu memasang ekspresi datar yang sulit ditembus. Sebagai Ketua OSIS sekaligus putra tunggal dari pemilik Arsenio Group, Adrian adalah definisi kesempurnaan yang nyata. Hidupnya adalah garis lurus yang tenang, penuh fasilitas, dan kasih sayang yang melimpah. ​⊹ ࣪ ﹏𓊝﹏𓂁﹏⊹ ࣪ ˖⊹ ࣪ ﹏𓊝﹏𓂁﹏⊹ ࣪ ˖ WARNING ⚠ - b×b - BL lokal - Mpreg - ini cerita bl, awas jangan salah lapak. - banyak typo bertebaran.

More details
WpActionLinkContent Guidelines