Di tengah kota Bandung yang mulai bergejolak akibat gelombang demonstrasi dan konflik sosial, rumah sakit menjadi garis depan yang tak pernah disebut dalam berita. Dara, dokter IGD yang keras kepala dan penuh empati, harus berjuang menyelamatkan pasien tanpa peduli siapa mereka-demonstran, aparat, atau korban yang tak bersalah. Baginya, semua nyawa sama pentingnya. Namun segalanya berubah saat ia dipaksa bekerja bersama Al, dokter bedah yang dingin, penuh kendali, dan selalu berpegang pada logika. Di balik sikapnya yang kaku, tersimpan identitas besar yang membuat Dara semakin terkejut-dan tanpa sadar, semakin terikat dalam dunia yang jauh lebih rumit dari sekadar ruang operasi. Ketika korban luka terus berdatangan akibat bentrokan, keputusan medis berubah menjadi pertaruhan moral. Menyelamatkan satu nyawa bisa berarti melawan aturan. Mengikuti prosedur bisa berarti kehilangan waktu... dan nyawa. Di tengah kekacauan, tekanan keluarga, dan rahasia yang perlahan terungkap-Dara harus memilih: tetap menjadi dirinya yang keras kepala, atau berubah demi bertahan di dunia yang tidak lagi hitam putih. Ini bukan hanya tentang rumah sakit. Ini tentang kemanusiaan... di tengah kekacauan.
More details