'melati' terbangun dengan dengungan di telinga nya , mata nya berkedip kedip saat menyesuaikan cahaya yang masuk melalui dinding.
"mimpi? " perlahan ia duduk.
kepala nya sakit dengan dengungan di telinga nya.
otak nya seakan sedang memperoses ingatan nya,
kepala nya menoleh ke seluruh ruangan dimana ia sedang berada di sebuah gubuk kotor, degan tatapan linglung.
kalau tidak salah ingatan terakhir nya saat dia terjatuh di kamar mandi dan melihat genangan merah mengalir dari kepala nya .
tapi_, mengapa ingatan terakhir lain nya berbanding terbalik?, kakinya di patuk ular lalu_ ah! dengan cepat melati melihat pergelangan kaki nya di mana benar, ada bekas gigitan di sana.
tatapan nya memancar tanda tanya , jika di ingat seperti nya yang mengigit nya adalah ular kobra lalu mengapa ia tidak mati? bukan kah ular kobra berbisa?,
lalu mengapa dia mengunakan kemben? bukankah baju yang biasa dia gunakan tidak seperti ini?, tungu!!!? bukan kah baju ku memang begini? lalu mengapa aku heran??? .
kepala melati berputar karna sakit, ia penuh tanda tanya, mengapa ia memiliki dua ingatan berbeda? mengapa???,
perlahan melati menyusun ingatan nya, saat ingatan terakhir ia di patuk ular dan tertidur lalu seperti terlahir kembali tanpa ingatan ia menjalani hari harinya selama 19 tahun, lalu saat jatuh dan kehilangan kesadaran ia terbangun di tempat lain dengan ingatan lain , di tempat yang sama saat ia di patuk ular.
jika mimpi, mengapa terlalu nyata untuk di angap mimpi?, setiap menit dan jam selama itu dan senyata itu apa benar hanya mimpi?.
sakit yang ia rasakan , serta emosi yang ia dapat rasakan . bukankah terlalu aneh jika di sebut mimpi?
pertanyaan pertanyaan yang berulang terus berputar di kepalanya tanpa jawaban yang jelas.
"apa yang sebenarnya terjadi padaku?, mengapa ingatan ini membuat ku bingung?, ingatan mana yang benar?? "
next episode> untuk awal mula agar mengerti dengan alur nya
(Cover novel : ai Gemini and @woilahakubeban)
Kapan nikah???
Mungkin bagi Linda itu adalah pertanyaan tersulit di abad ini untuk dijawab selain pertanyaan dimana sebenarnya jasad I Gusti Ketut Jelantik dikebumikan.
Kurangkah dia berikhtiar? Lalu apa namanya kegiatan blind date yang harus Linda lakoni setiap akhir pekan selama empat bulan, tentu atas prakarsa sang Mama tercinta.
Apa juga salah Linda jika hingga saat ini tidak menemukan sosok pria dari pasangan Blind date yang cocok. Giliran Linda merasa cocok malah si pria yang merasa tidak cocok. Apalagi tidak jarang justru pria aneh yang ditemuinya. Walaupun memang kelakuan murid - muridnya jauh lebih aneh.
"Mama nggak mau tahu, pokoknya kamu harus ketemu anak temen mama weekend ini. Nggak ada alasan, Titik!!!"
"Please Mama, Linda capek, libur dulu deh dua Minggu yaa... yaa... pulang ke Bandung weekend itu bikin darah tinggi, macet parah Mama!"
"No... No... No!!!"
"Mama... Ah pusing... Linda mending kabur aja!!!"
"Ide bagus itu, kalau bisa pergi ke tempat yang Mama nggak bisa hubungin kamu!!! Yang jauh biar kamu sekalian dipecat jadi ASN!"
Percakapan antara aku dan Mama yang berjarak sekitar 152 km itu dalam sekejap berubah berjarak ratusan tahun.
Aku akhirnya benar-benar berada di tempat yang tak akan terjangkau bahkan oleh Mama. Berada di kerajaan dengan catatan sejarah paling berdarah.
Apakah aku telah dikutuk oleh ibuku seperti Malin kundang?
Atau karena namaku MALINda Rengganis Puteri, jadi nasib kamipun sama?
"MAMA... LINDA MAU PULANG!!!"
PERHATIAN!!!
Jangan terlalu mempercayai apa yang anda baca. Cerita ini hanya fiktif belaka, jika ada beberapa kesamaan nama, tokoh, karakter, tempat, waktu dan peristiwa berarti sebagian cerita diangkat dari kisah nyata dalam sejarah.Tidak ada kesengajaan untuk membuat kontroversi tetapi hanya bermaksud sebagai hiburan semata.