lestari
  • WpView
    Reads 1,458
  • WpVote
    Votes 93
  • WpPart
    Parts 9
WpMetadataReadMatureOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sat, Dec 20, 2025
'melati' terbangun dengan dengungan di telinga nya , mata nya berkedip kedip saat menyesuaikan cahaya yang masuk melalui dinding. "mimpi? " perlahan ia duduk. kepala nya sakit dengan dengungan di telinga nya. otak nya seakan sedang memperoses ingatan nya, kepala nya menoleh ke seluruh ruangan dimana ia sedang berada di sebuah gubuk kotor, degan tatapan linglung. kalau tidak salah ingatan terakhir nya saat dia terjatuh di kamar mandi dan melihat genangan merah mengalir dari kepala nya . tapi_, mengapa ingatan terakhir lain nya berbanding terbalik?, kakinya di patuk ular lalu_ ah! dengan cepat melati melihat pergelangan kaki nya di mana benar, ada bekas gigitan di sana. tatapan nya memancar tanda tanya , jika di ingat seperti nya yang mengigit nya adalah ular kobra lalu mengapa ia tidak mati? bukan kah ular kobra berbisa?, lalu mengapa dia mengunakan kemben? bukankah baju yang biasa dia gunakan tidak seperti ini?, tungu!!!? bukan kah baju ku memang begini? lalu mengapa aku heran??? . kepala melati berputar karna sakit, ia penuh tanda tanya, mengapa ia memiliki dua ingatan berbeda? mengapa???, perlahan melati menyusun ingatan nya, saat ingatan terakhir ia di patuk ular dan tertidur lalu seperti terlahir kembali tanpa ingatan ia menjalani hari harinya selama 19 tahun, lalu saat jatuh dan kehilangan kesadaran ia terbangun di tempat lain dengan ingatan lain , di tempat yang sama saat ia di patuk ular. jika mimpi, mengapa terlalu nyata untuk di angap mimpi?, setiap menit dan jam selama itu dan senyata itu apa benar hanya mimpi?. sakit yang ia rasakan , serta emosi yang ia dapat rasakan . bukankah terlalu aneh jika di sebut mimpi? pertanyaan pertanyaan yang berulang terus berputar di kepalanya tanpa jawaban yang jelas. "apa yang sebenarnya terjadi padaku?, mengapa ingatan ini membuat ku bingung?, ingatan mana yang benar?? " next episode> untuk awal mula agar mengerti dengan alur nya (Cover novel : ai Gemini and @woilahakubeban)
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • 𝐒𝐓𝐎𝐑𝐘 𝟏𝟗𝟔𝟓 ║𝐏𝐈𝐄𝐑𝐑𝐄 𝐓𝐄𝐍𝐃𝐄𝐀𝐍
  • Asmaranala
  • SUAMI KAISAR
  • Duchess of Valtor
  • The Palace Stewardess
  • BUN𝖦A PRIBUΜI |ᴅɪғғᴇʀᴇɴᴛ ʙʟᴏᴏᴅ| [END]
  • Permaisuri Palsu dan Harem Yang Kucuri
  • Para ibu generasi tahun 60-an dimanipulasi secara mental, dan seluruh keluarga m
  • SINGASARI, I'm Coming! (END)

Bagi Alea Alura Melati, sejarah hanyalah hafalan teks kaku untuk ujian sekolah. Namun, takdir memiliki cara yang brutal untuk mengajarinya. Sebuah anomali waktu menyeretnya keluar dari zona nyaman abad ke-21 dan menghempaskannya ke tanah Jakarta tahun 1965-tahun di mana udara tak lagi mengandung oksigen, melainkan ketakutan dan kecurigaan. Terjebak dalam raga gadis remaja biasa tanpa koneksi internet atau perlindungan hukum, Alea adalah anomali di dunia yang sedang berada di ambang ledakan. Di depannya, buku sejarah yang dulu ia abaikan kini bertransformasi menjadi realitas yang mengerikan. Ia melihat langsung bagaimana Nasakom menjadi nafas kehidupan, bagaimana PKI dan Angkatan Darat saling mengunci pandangan dalam diam, dan bagaimana rakyat kecil berbisik di balik pintu tertutup karena takut pada bayangan sendiri. Alea segera menyadari bahwa kehadirannya bukanlah kecelakaan semesta. Dengan pengetahuan tentang apa yang akan terjadi pada malam jahanam 30 September, Alea memegang rahasia paling berbahaya di seluruh negeri. Satu bisikan darinya bisa menyelamatkan nyawa, namun satu langkah ceroboh bisa menghapus keberadaan seluruh garis keturunannya di masa depan. Di tengah hiruk-pikuk pawai ideologi dan intelijen yang mengintai di setiap sudut gang, Alea harus bertarung dengan nuraninya: Apakah dia harus membiarkan sejarah berjalan sesuai garisnya yang berdarah, ataukah dia dikirim ke sana untuk menjadi satu-satunya variabel yang mengubah takdir sebuah bangsa? Di tahun di mana kebenaran menjadi barang langka dan pengkhianatan adalah mata uang, kisah Alea bukan lagi tentang cara untuk pulang, melainkan tentang cara bertahan hidup sebelum sejarah menelannya selamanya. "Sejarah ditulis oleh pemenang, tapi kali ini, sejarah akan ditulis oleh dia yang datang dari masa depan." 𝐅𝐨𝐥𝐨𝐰 🤍: 𝐈𝐆 : 𝐬𝐞𝐣𝐚𝐫𝐚𝐡_𝟏𝟗𝟔𝟓 𝐓𝐤 : 𝐌𝐘𝐉, 𝐃𝐈 𝐏𝐀𝐍𝐉𝐀𝐈𝐓𝐀𝐍

More details
WpActionLinkContent Guidelines