Pulangkan yang Tak Pulang berisi kisah orang pertama bernuansa gelap, mencekam, detektif, dengan sedikit romansa untuk pembaca 17+. Kamu akan diajak menyusuri hilangnya tamu "VIP" di kamar 304 saat listrik padam pukul 03:04 di Jakarta, panggilan anonim di geladak feri Ketapang-Gilimanuk yang menyeret relawan ke pertukaran ransel, waltz yang berhenti di ketukan keempat di bawah jam kota Budapest, jejak sepatu basah dan metronom yang mendadak mati di gang Karebosi Makassar, serta lift hotel Tokyo yang macet tiga detik sebelum seorang kolega lenyap. Semua dibingkai detail yang membikin merinding seperti aroma kayu manis, korek Garuda Safety, dan hitungan napas tiga lalu diam satu. Di antara sunyi, para tokohnya menulis catatan kecil, menyimpan panggilan telepon yang tidak semestinya, dan belajar bahwa rasa bersalah sering muncul pada jam yang tak wajar. Baca pelan, nikmati tegangnya, lalu ceritakan di komentar adegan mana yang paling menempel di kepala.
Todos los derechos reservados