the point guard and the prodigy

the point guard and the prodigy

  • WpView
    LECTURES 833
  • WpVote
    Votes 5
  • WpPart
    Chapitres 36
WpMetadataReadTerminé lun., mars 23, 2026
Denny Arvadya adalah nama yang identik dengan lapangan basket, motor sport, dan bangku belakang kelas. Sebagai Point Guard andalan SMA Bakti, ia punya segalanya: karisma, tatapan dingin, dan reputasi 'bad boy' yang tak terbantahkan. Bagi Denny, aturan hanyalah saran, dan sekolah hanyalah tempat singgah sebelum ia kembali ke dunianya. Ia tak pernah benar-benar peduli pada siapa pun-sampai ia bertemu dengan mata tajam yang selalu ada di barisan terdepan. Olivia Alzea adalah definisi sempurna dari 'Prodigy'. Dia adalah top rank yang tak tergeser, si jenius kalkulus, dan kapten tim olimpiade sains. Hidupnya terstruktur rapi antara buku, rumus, dan cita-cita, tanpa ruang untuk drama remaja apalagi cowok-cowok pembuat onar. Baginya, Denny adalah error dalam sistem sekolah, sebuah variabel tak terduga yang hanya membawa masalah. Dunia mereka yang kontras dipaksa berbenturan ketika Denny diancam dikeluarkan dari tim basket jika nilai akademiknya tak kunjung membaik. Satu-satunya harapan? Olivia, sang tutor privat barunya. Awalnya, sesi belajar mereka adalah medan perang. Denny si cuek dan tak fokus bertemu Olivia si perfeksionis dan keras kepala. Namun, di balik sikap dinginnya, Denny menunjukkan sisi lain: diam-diam perhatian, rela begadang demi membantu Olivia yang overworked, dan selalu muncul sebagai penyelamat tak terduga. Sebaliknya, Olivia yang selama ini cuek dan hanya peduli pada buku, mulai melihat manisnya perhatian kecil Denny. Ia menyadari bahwa di balik jaket varsity dan senyum nakal itu, ada luka dan impian yang sama rapuhnya dengan dirinya. Saat perasaan mulai tumbuh di antara kalkulus dan dribble, keduanya harus menghadapi rintangan nyata: tekanan akademis, persaingan di lapangan, dan rahasia gelap yang membuat Denny enggan membiarkan siapa pun masuk terlalu dalam. Mampukah Point Guard yang akhirnya menemukan fokusnya ini mencetak point di hati sang Prodigy? Atau, akankah dunia yang terlalu berbeda ini mengharuskan mereka kembali ke barisan masing-masing?
Tous Droits Réservés
Rejoignez la plus grande communauté de conteursObtiens des recommandations personnalisées d'histoires, enregistre tes préférées dans ta bibliothèque, commente et vote pour développer ta communauté.
Illustration

Vous aimerez aussi

  • Di sebalik layar
  • TAKDIR TERINDAH
  • ALEA: Gerbang Ketiga-Di Balik Pintu Tak Bernama
  • [C]✓Mrs. Maiq Hakimi
  • Dia Selamat, Tapi Kenapa Dia Tak Datang Cari Aku?
  • CHAPTER HIDUP 6: UNCONDITIONAL LOVE
  • ( EBOOK ) The Heartbreaker Muammar Raid
  • Assalamualaikum Ustazah, KAHWINI SUAMIKU.
  • Naabermaja mängur

Zara Amelia pernah terlibat dalam satu skandal cinta dengan seorang artis terkenal. Skandal itu menghancurkan reputasinya, walaupun dia bukan punca sebenar. Untuk 'survive', dia terpaksa ubah strategi-lebih lantang, lebih berani, dan lebih 'real'. Dalam masa tiga bulan, follower-nya melonjak semula, dan dia kembali relevan... tapi kosong dalam hati. Haidher Lutfi, CEO syarikat hiburan digital, seorang pemain industri yang tahu menilai bakat dan 'influence'. Dia nampak potensi dalam Zara, lalu menawarkan satu kerjasama: "3 bulan. Awak jadi wajah untuk kempen besar syarikat saya. Selepas itu, kita anggap tak pernah kenal." Zara setuju-kerana duit, kerana peluang, bukan kerana Haidher. Tapi sepanjang tiga bulan itu, Zara dan Haidher mula 'tersangkut'. Mereka mula bergaul bukan hanya untuk kerja. Zara mula kenal sisi Haidher yang tidak ramai tahu: dia sebenarnya takut pada hubungan, pernah dikhianati tunang, dan tak percaya pada komitmen. Semuanya kelihatan ringan, senyuman, sesi photoshoot, makan malam gala, content TikTok bersama. Sampai satu hari... Zara jatuh cinta. Tapi kontrak akan tamat. "Tiga bulan dah cukup. Jangan tamak rasa yang bukan milik kau." - Haidher "Masalahnya, kau buat aku percaya cinta tu bukan mustahil." - Zara Tapi bolehkah cinta tumbuh daripada perjanjian yang ada tarikh luput?

Plus d’Infos
WpActionLinkDirectives de Contenu