Dua seragam di jeda waktu

Dua seragam di jeda waktu

  • WpView
    Reads 110
  • WpVote
    Votes 9
  • WpPart
    Parts 12
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Mon, Oct 20, 2025
Ratna Salsabillah adalah seorang gadis yang mempunyai mimpi menjadi seorang dokter. Hidupnya diisi oleh buku-buku tebal, pelajaran, dan dunia fantasi dari novel romansa yang ia jadikan pelarian, terutama untuk menyembunyikan perasaan lamanya pada seseorang. Bagi Ratna, cinta adalah konsep indah yang hanya ada di buku, sampai takdir membawanya kembali berhadapan dengan Jayden Mahendra, si laki-laki tampan dengan aura dingin dan tegang, sedang mengejar cita-cita yang mengikatnya pada disiplin dan pengabdian yaitu seorang tentara
All Rights Reserved
#7
smara15
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Blueprint Pelarian Villain
  • GRAVARENZO
  • GHAIKA (REVISI)
  • Transmigrasi Ziora
  • The Time
  • Berandalan di Mata Sang Tuan Muda.
  • ATLANTIS 2: PANGLIMA
  • I'm Not Just a Figuran
  • Tsundere Maniak Susu
  • EVANESCENT (HIATUS)

Flora Severian terbangun sebagai Hazellette Ashcroft, istri Duke dalam novel fantasi sejarah. Figuran yang akan dihancurkan oleh tokoh utama wanita, Mantan kekasih Duke, anak pelayan yang ditakdirkan merebut segalanya, karakter badass yang membuat hubungan Hazellette dengan suaminya kandas. Flora mengerti satu hal begitu masuk ke novel, Jika dia bertahan dia akan dihancurkan, karena itu pilihan Flora hanya kabur... menghapus namanya dari cerita. Dalam novel ini, istri Duke tidak akan pernah diselamatkan. Hazelletta akan disingkirkan... lalu dilupakan. Dia harus membuat dunia percaya dia mati. Lalu tokoh utama akan mengambil alih segalanya dan cerita berjalan tanpanya. Asal bisa hidup tenang Hazel tidak peduli apapun. Tapi takdir tidak pernah benar-benar berteman dengannya. Karena anak yang dia tinggalkan bukan anak biasa. "Jika aku kembali suatu hari, apa dunia ini masih akan memberiku tempat?" -Hazellette Ashcroft- "Kuburkan petinya! Itu hanya peti kosong. Aku akan menemukannya kembali... apa pun bentuknya. Istriku terlalu cerdas untuk mati begitu saja." -Gillian L. Grandwood-

More details
WpActionLinkContent Guidelines