Don't Look At It, Akari

Don't Look At It, Akari

  • WpView
    Reads 88
  • WpVote
    Votes 2
  • WpPart
    Parts 2
WpMetadataReadMatureOngoing
WpMetadataNoticeLast published Fri, Apr 24, 2026
~~Content Warning (21+)~~ Cerita ini ditujukan untuk pembaca dewasa. Mengandung unsur kekerasan, kedewasaan, atau situasi sensitif. Pembaca diharapkan untuk membaca dengan bijak dan bertanggung jawab. Dari balik bayangan, dia mengajariku arti kepemilikan yang tak bisa kutolak. "Kau adalah milikku." Tubuh Akari membeku. Suara hujan seakan lenyap. Lalu segalanya menjadi hitam. Kehidupan Akari Hana Putri berubah saat pertemuan tanpa sengaja menyeretnya masuk ke dalam rahasia yang seharusnya tak pernah dia lihat. Sejak saat itu, hidupnya bukan lagi miliknya. Adrian menjadikan Akari candu terlarang yang ingin dia kuasai sepenuhnya. Semakin Akari berusaha melawan, semakin kuat jerat yang mengikatnya. Antara cinta dan pengekangan, pesona dan bahaya, Akari harus memilih... menyerah pada api yang membakarnya atau menemukan jalan keluar sebelum segalanya hancur. Cerita Lengkap Tersedia di Dreame
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Where They All Look At [ END ]
  • Dangerous Deal (COMPLETED)
  • SECOND TASTE
  • I Won't Be the Tragic Fiancée
  • Candu Sentuhan Sahabat Hyper
  • Prahara Lamaran [END]
  • Hot girl
  • NINGRUM
  • Hello, KKN!
  • Almost Married (END)

Liora Kairen Elvaris hanyalah seorang gadis biasa dari dunia nyata yang menghabiskan waktunya menyelami barisan kata dalam novel populer, We Love You Anantasya. Hingga sebuah tragedi mengakhiri hidupnya secara tiba-tiba, dan ia terbangun di semesta yang sama persis dengan buku yang pernah ia baca. ​Namun, takdir sedang bermain gila. ​Ia bukan Anantasya, sang protagonis yang dicintai semesta. Ia bahkan bukan karakter pendukung yang memiliki dialog. Liora hanyalah sebuah anomali-seorang figuran tanpa nama yang seharusnya menjadi latar belakang yang terlupakan dan terkubur oleh hiruk-pikuk alur cerita. ​Seharusnya, ia tetap menjadi bayangan. Tapi Liora memiliki senjata yang tidak dimiliki siapa pun: ia tahu setiap rahasia yang terkubur, ia tahu akhir dari setiap napas karakter, dan ia tahu takdir kejam yang sudah tertulis di atas kertas ​Dengan pengetahuan itu, Liora mulai melangkah. Ia menyusup ke dalam lingkaran Obsidian Order, geng motor paling berbahaya dan berpengaruh yang dipimpin oleh lima pemuda dengan jiwa yang rusak. ​Mereka dingin. Tajam. Pendiam. Berbahaya. Dan mustahil untuk didekati. ​Namun, kehadiran Liora yang tidak terduga perlahan mulai meretakkan tembok pertahanan mereka. Sesuatu yang seharusnya kaku, mulai berubah. Sesuatu yang seharusnya tidak pernah ada dalam naskah asli, kini tumbuh menjadi obsesi. Satu per satu, mata-mata yang semula menatap Anantasya, mulai beralih menatapnya. ​Bukan karena tuntutan alur cerita. Bukan karena paksaan takdir. Melainkan karena magnet asing yang bahkan tidak bisa mereka mengerti. ​Di dunia di mana Anantasya seharusnya menjadi matahari, kini semua orang mulai menyadari satu hal yang mutlak: Pusat dari semesta ini telah berpindah. ​Dan semua mata kini hanya tertuju pada satu arah. Ke arahnya.

More details
WpActionLinkContent Guidelines