Bukan Karena Tak Cinta

Bukan Karena Tak Cinta

  • WpView
    Leituras 55
  • WpVote
    Votos 11
  • WpPart
    Capítulos 3
WpMetadataReadEm andamento
WpMetadataNoticeÚltima atualização qui, out 30, 2025
Cinta pertama tidak selalu tentang memiliki, kadang hanya tentang mengenang... ‎ ‎Kirana dan Farel dua nama yang pernah tumbuh bersama sejak duduk di bangku SD. Dari sekadar teman sekelas, menjadi teman latihan drum band, hingga akhirnya saling jatuh cinta dengan cara paling polos: surat-surat kecil dan gelang sederhana sebagai tanda kasih. ‎ ‎Waktu berlalu, mereka kembali dipertemukan di bangku SMP. Hari-hari terasa indah; pulang sekolah berjalan berdua, saling menunggu di halte, dan berbagi tawa yang sederhana tapi hangat. Namun, ketika perpisahan datang karena Intan harus melanjutkan mondok, semuanya berubah. ‎ ‎Farel memilih pergi bukan karena tak cinta, tapi karena takut kehilangan. Sementara Intan harus belajar melepaskan di antara doa dan rindu yang masih tersisa. ‎Bertahun-tahun kemudian, mereka kembali bertemu... tapi semuanya sudah berbeda. ‎ ‎Ini bukan kisah cinta sempurna, tapi kisah tentang tumbuh, belajar, dan mengikhlaskan. ‎Karena kadang, cinta yang tulus bukan tentang siapa yang tetap tinggal tapi siapa yang tetap mendoakan, meski sudah bukan siapa-siapa lagi. ‎
Todos os Direitos Reservados
Junte-se a maior comunidade de histórias do mundoTenha recomendações personalizadas, guarde as suas histórias favoritas na sua biblioteca e comente e vote para expandir a sua comunidade.
Illustration

Talvez você também goste

  • "Beneath Her Forbidden Touch"
  • Change The Plot (Niel)
  • karakter kecil ini mengasuh keluarga iblis?! {End}
  • Mission
  • Chana's Transmigrasi
  • Drama di Pintu Kosan
  • BACKSTREET
  • One Shoot my baby KIM SUNOO🔞!
  • REGAN's Crazy Wife

Elara Vionette tidak pernah mempertanyakan pekerjaan ibunya. Baginya, Livia Asteria hanyalah seorang pelayan yang pulang setiap malam dengan tubuh lelah dan senyum lembut. Sampai suatu hari, ibunya jatuh sakit. Dan Elara diminta menggantikannya. Rumah itu besar. Terlalu besar untuk menyimpan rahasia sekecil apa pun. Pernikahan sang nyonya dan suaminya hanyalah kontrak tanpa cinta. Lorong-lorongnya dipenuhi keheningan. Dan di balik pintu hitam dengan gagang emas itu... ada sesuatu yang tak pernah Elara bayangkan. Valeria Devianne tidak pernah tertarik pada siapa pun. Dingin. Tinggi. Elegan. Tak tersentuh. Sampai ia melihat putri pelayannya. Apa yang awalnya hanya rasa ingin tahu... berubah menjadi sesuatu yang lebih dalam. Lebih gelap. Lebih berbahaya. Karena beberapa rasa lapar tidak pernah benar-benar hilang. Mereka hanya menunggu untuk diwariskan. Dan Elara tidak tahu... bahwa malam pertama ia mengetuk pintu itu, ia sedang melangkah masuk ke dalam kelaparan yang bukan miliknya.

Mais detalhes
WpActionLinkDiretrizes de Conteúdo