The Successor

The Successor

  • WpView
    LECTURAS 457
  • WpVote
    Votos 32
  • WpPart
    Partes 14
WpMetadataReadContenido adultoContinúa
WpMetadataNoticeÚltima publicación dom, ene 4, 2026
Bagaimanapun aku hanya seorang pengganti. Aku sudah menyetujuinya. Merasa melewatkan sesuatu, aku berharap hal yang telah terlewat itu tidak mengganguku dikemudian hari. Selanjutnya akan aku hadapi dunia ini sendirian, tanpa ayah. Pria itu. Lewis Campbell, The Duke of Edinburgh. Mengajakku memasuki kehidupan yang lebih baik kita lihat saja dari jauh tanpa harus mencoba memasuki dan memahaminya. Hidupnya sudah memasuki akhir sebuah cerita. Tanpa ku sangka malah dia yang akhirnya menambah lembaran lain dibuku usang yang seharusnya sudah ditutup sejak lama. Aku, akan hidup sebagai Duchess of Edinburgh bersamanya. Karena, tunangannya meninggal sebelum pernikahan dimulai. Dan yang lebih menakutkan, ia tidak bisa menjamin keselematanku.
Todos los derechos reservados
Únete a la comunidad narrativa más grandeObtén recomendaciones personalizadas de historias, guarda tus favoritas en tu biblioteca, y comenta y vota para hacer crecer tu comunidad.
Illustration

Quizás también te guste

  • Nala dan Mas Juragan
  • Nakula
  • EGLLAR MY PERFECT HUSBAND [END]
  • Rencana Pensiun Dini Nona Villain
  • Salah Status
  • Stand by Me (END+LENGKAP)
  • Prahara Lamaran [END]
  • Hello Mr. Komrad (Complete)
  • Candu Sentuhan Sahabat Hyper
  • Kembang Desa

Setelah menyelesaikan kuliahnya, Kanala Ayudia Kirana (22) diminta oleh keluarganya untuk pulang ke kampung halaman dan tidak perlu bersusah payah mencari pekerjaan di ibu kota. Namun, Nala menolak dengan alasan tidak ingin menyia-nyiakan gelar di belakang namanya. Ia bersikeras ingin mencari pengalaman kerja selama satu tahun terlebih dahulu sebelum benar-benar menetap di kampung. Keluarganya akhirnya menyetujui, dengan satu syarat: Nala hanya boleh bekerja selama satu tahun, tidak lebih. Sayangnya, baru tiga bulan bekerja di salah satu perusahaan ternama, Nala menyerah. Tekanan pekerjaan yang tinggi dan lingkungan kantor yang tidak sesuai dengan ekspektasinya membuatnya kehilangan semangat. Ia pun memutuskan untuk mengundurkan diri dan berdiam diri di kosan, tanpa keberanian untuk memberi tahu keluarganya. Raras-ibu Nala-yang kemudian mengetahui anak bungsunya sudah tidak bekerja lagi, segera mendesaknya untuk pulang. Sebelum Nala sempat menolak, Raras lebih dulu mengancam tidak akan lagi mengirimkan uang bulanan. Terpojok dan kehabisan pilihan, Nala akhirnya menyerah. Ia berkemas dan pulang ke kampung halamannya. Namun siapa sangka? Di antara hamparan sawah dan hari-hari yang membosankan di warung milik ayahnya, hadir Hanggara Wiratama (31), juragan tanah sekaligus pemilik peternakan ayam terbesar di desa tetangga, selain itu ia juga menjalankan usaha jual-beli beras yang ia bangun dari nol, tak lupa dengan usahanya di kota yang tidak banyak diketahui orang. Sosoknya yang tenang dan apa adanya membuat Nala belajar bahwa pulang bukan berarti kalah, melainkan menemukan tempat untuk tumbuh. Bersamanya, Nala menyadari bahwa tidak semua mimpi harus dikejar jauh ke kota, sebagian justru menunggu untuk ditemukan di rumah.

Más detalles
WpActionLinkPautas de Contenido