Slice of Mirror END

Slice of Mirror END

  • WpView
    Reads 112
  • WpVote
    Votes 15
  • WpPart
    Parts 16
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Fri, Oct 24, 2025
Seorang gadis cantik, anak olimpiade sains tingkat nasional yang saat ini tengah duduk di bangku SMA Bina Jasamarga kelas 11 MIPA 1. Saat ini, tak hanya namanya yang dikenal dengan orang-orang melainkan karena dia siswa eligiblity, ia adalah salah satu siswa yang berhasil meraih beasiswa untuk dirinya yang dibayarkan oleh negaranya. Arisha Naiara, ialah orangnya. Ia mampu bekerja keras untuk masa depannya dan melampaui target yang ia lakukan untuk mencapai semuanya. Gadis itu memiliki mata yang indah, rambut yang selalu terurai panjang dengan jepit rambut yang berwarna merah muda membuat orang-orang ingat dengan kebiasaan yang dimilikinya. Saat ia berjalan di koridor, ada seorang guru bernama "Nadhira Aulia" yang merupakan guru Biologi di sekolahnya. Bu Nadhira meminta tolong kepada Arisha yang tengah berjalan di tengah koridor sekolah itu sambil mengutarakan wajah cemasnya. Arisha yang melihat hal itu pun mengikuti Bu Nadhira ke perpustakaan dan disana ia menemukan sesuatu yang membuat dirinya terkejut dan kaget kagum melihat apa yang ia lihat di benda tersebut. Apa yang ia lihat? Bagaimana bentuknya? Apakah itu benar-benar terlihat di matanya?
All Rights Reserved
#12
amorimey
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • The Time
  • Berandalan di Mata Sang Tuan Muda.
  • ATLANTIS 2: PANGLIMA
  • GHAIKA (REVISI)
  • I'm Not Just a Figuran
  • Tsundere Maniak Susu
  • EVANESCENT
  • Blueprint Pelarian Villain
  • GRAVARENZO
  • Transmigrasi Ziora
The Time

Tiga tahun Jeselyn Ananta menghabiskan waktunya mengejar bayang-bayang tunangan nya, Leon Gamalio. Baginya, Leon adalah segalanya. Namun, malam itu mengubah segalanya. Hantaman keras sebuah truk di persimpangan jalan gelap membuat nya berada di ambang maut, dalam koma yang panjang, jiwa Jeselyn melayang masuk ke sebuah masa depan yang tak pernah ia bayangkan. Ia melihat dirinya sendiri dalam versi yang lebih dewasa, lebih rapuh, dan hancur di tengah kemewahan sebuah rumah megah. "Mau ke mana lagi?" tanya Jeselyn masa depan dengan suara serak akibat tangis. "Menemani wanita yang sedang mengandung anakku," jawab Leon dingin, tanpa sedikit pun menoleh. Kenyataan pahit itu menghujam jantung Jeselyn. Pernikahan yang ia impikan ternyata hanyalah penjara tanpa cinta.

More details
WpActionLinkContent Guidelines