Terlambat untuk Mengerti #publish✅

Terlambat untuk Mengerti #publish✅

  • WpView
    Reads 895
  • WpVote
    Votes 411
  • WpPart
    Parts 17
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Fri, Oct 24, 2025
WpInfo
Fiction
Romance
Kasih sayang sejati berasal dari hati yang tulus, bukan paksaan atau candaan. Orang jauh tak mesti menjadi musuh, dan orang dekat tak selalu dapat memeluk. Andin menerima takdirnya dengan ikhlas, selalu berbakti dan menuruti kemauan orang tuanya. Berusaha membuat semua orang bahagia dengan kemampuan yang ia bisa, walau tak kunjung mendapat perlakuan baiknya kembali. Inilah pengabdian yang sebenarnya. "𝐀𝐤𝐮 𝐡𝐚𝐫𝐮𝐬 𝐛𝐢𝐬𝐚 𝐦𝐞𝐦𝐛𝐮𝐤𝐭𝐢𝐤𝐚𝐧 𝐤𝐞 𝐝𝐮𝐧𝐢𝐚, 𝐛𝐚𝐡𝐰𝐚 𝐚𝐤𝐮 𝐛𝐢𝐬𝐚 𝐛𝐞𝐫𝐝𝐢𝐫𝐢 𝐭𝐚𝐧𝐩𝐚 𝐩𝐞𝐧𝐠𝐚𝐤𝐮𝐚𝐧."
All Rights Reserved
#173
kisahremaja
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Blueprint Pelarian Villain [END]
  • Berandalan di Mata Sang Tuan Muda.
  • The Time
  • I'm Not Just a Figuran
  • Tsundere Maniak Susu
  • Transmigrasi Ziora
  • GRAVARENZO
  • EVANESCENT (HIATUS)
  • GHAIKA (REVISI)
  • ATLANTIS 2: PANGLIMA

Flora Severian terbangun sebagai Hazellette Ashcroft, istri Duke dalam novel fantasi sejarah. Figuran yang akan dihancurkan oleh tokoh utama wanita, Mantan kekasih Duke, anak pelayan yang ditakdirkan merebut segalanya, karakter badass yang membuat hubungan Hazellette dengan suaminya kandas. Flora mengerti satu hal begitu masuk ke novel, Jika dia bertahan dia akan dihancurkan, karena itu pilihan Flora hanya kabur... menghapus namanya dari cerita. Dalam novel ini, istri Duke tidak akan pernah diselamatkan. Hazelletta akan disingkirkan... lalu dilupakan. Dia harus membuat dunia percaya dia mati. Lalu tokoh utama akan mengambil alih segalanya dan cerita berjalan tanpanya. Asal bisa hidup tenang Hazel tidak peduli apapun. Tapi takdir tidak pernah benar-benar berteman dengannya. Karena anak yang dia tinggalkan bukan anak biasa. "Jika aku kembali suatu hari, apa dunia ini masih akan memberiku tempat?" -Hazellette Ashcroft- "Kuburkan petinya! Itu hanya peti kosong. Aku akan menemukannya kembali... apa pun bentuknya. Istriku terlalu cerdas untuk mati begitu saja." -Gillian L. Grandwood-

More details
WpActionLinkContent Guidelines