Kisah ini mengandung muatan problem 60% dan romance 40%. Buku ini berpusat pada Naminda Giulia Arrigan, putri seorang diplomat ulung, yang menjalani hidupnya dalam sangkar emas yang dijaga ketat oleh protokol dan ekspektasi keluarga. Di balik dinding batu gading kediamannya, Naminda menyimpan rahasia paling berbahaya bagi hatinya yaitu sebuah perasaan cinta yang telah mengakar sejak kecil kepada Finn Brawijaya Müller. Namun, dunia mereka adalah dua kutub yang sulit bersatu. Finn adalah putra dari seorang Hakim yang dikenal dengan integritasnya yang sedingin es. Perasaan Naminda kian buntu karena Finn telah memiliki kekasih, yang secara terbuka menunjukkan kepemilikan atas dirinya. Unsur romansa dalam cerita ini bukanlah tentang pertemuan manis di bawah hujan, melainkan tentang "Cinta Tak Berbalas, Kebebasan yang Tercuri, dan Ketegangan Tak Terucap. Kisah ini didominasi oleh benturan kepentingan antara Kekuasaan, Jabatan, dan Integritas. Konflik memuncak ketika fajar menyingsing dan mengungkap skandal besar. [Dunia hukum dan jabatan dalam cerita ini adalah rekaan fiktif, yang diciptakan berbeda dari sistem nyata demi kebutuhan dramatisasi narasi]
Más detalles