BLIND [END]

BLIND [END]

  • WpView
    Reads 60,026
  • WpVote
    Votes 6,284
  • WpPart
    Parts 47
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published about 9 hours ago
[Brothership not BxB, family, little angst] Update setiap Rabu & Sabtu malam. Katanya, manusia adalah makhluk paling sempurna. Tapi, kenapa Janu sering dibilang cacat sama orang-orang? -Januara Keanu. Kim Juhoon as Januara Keanu. Ahn Keonho as Kevin Gama Rajendra. Kim Seokjin as Jishan Abisatya. 🏅#2 juhoon [25.10.19] 🏅#15 cortis [25.10.19] 🏅#1 tunanetra [25.11.28] 🏅#3 brokenhome [25.12.29] 🏅#1 keonhoon [26.01.10] 🏅#23 angst [26.01.10]
All Rights Reserved
#16
brokenhome
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Astra's {END}
  • Atap yang Retak - END
  • [Kosan Pak Pur] vol.1 : Red Strings
  • Anytime for you [ Keonho x Juhoon ] Bl
  • Satu Kalimat yang Sulit Terucap- Keonho x Juhoon
  • James with his 4 problems | CORTIS
  • About You
  • Our Last | Martin Keonho [✓]
  • Adrenalin & Insulin | On going
  • Gema Sunyi ✓

Astra Évander Solis. Nama yang gemerlap, seindah bintang di langit malam. Namun di balik ketenangan yang selalu ia pamerkan, tersembunyi jiwa yang pernah belajar bertahan bukan dengan cinta, melainkan dengan rasa sakit. Ia tumbuh dari rumah yang tidak pernah menjadi tempat pulang. Dari suara bentakan yang lebih sering terdengar daripada sapaan pagi. Dari tangan yang seharusnya melindungi... tapi justru membuatnya belajar bahwa diam adalah satu-satunya bentuk pertahanan. Ia tak pernah benar-benar marah. Tak pernah benar-benar menangis. Karena sejak kecil ia percaya, bahwa emosi hanya memperpanjang luka. Sampai akhirnya ia mengerti... bahwa ada perasaan yang jauhnya lebih menyakitkan daripada pukulan-rasa rindu. Rindu kepada seseorang yang tak lagi bisa ia peluk. Rindu pada adik yang dulu selalu menarik ujung bajunya dan berkata bahwa dunia tak seburuk itu. Kini setiap kali menghampiri malam, ia masih menatap langit yang sama dan bertanya-tanya, mungkinkah bintang-bintang itu menyimpan tawa yang pernah ia dengar sekali, sebelum semuanya berubah. Dan meski ia berdiri sebagai sosok paling tenang, hampir tak tersentuh-dalam dirinya masih ada anak kecil yang hanya ingin dipeluk... bukan karena kuat, tapi karena akhirnya diperbolehkan rapuh.

More details
WpActionLinkContent Guidelines