Crimson Veins

Crimson Veins

  • WpView
    Reads 71,178
  • WpVote
    Votes 6,414
  • WpPart
    Parts 200
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sun, Aug 30, 2026
WpInfo
Fanfic
"We are not bound by oaths, but by the blood that still runs red in our veins."
All Rights Reserved
#16
wattpad
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • TOUCH-ME-NOT [keonhyeon]
  • PREGNANT (DewTee)
  • PAMENGKU | NOMIN
  • Something... EmmπŸ”ž (KNP)
  • Obsession Overdose
  • Journey
  • Love me or die
  • Rewriting The Villain (END)
  • I'm Not Just a Figuran
  • Forgive Me | FreenBecky [END]

Satu kampus tahu kalau Kenan Abyasa adalah benteng kokoh Fakultas Teknik yang tidak tersentuh. Dia tampan, perfeksionis, bermulut ketus, dan punya aturan mutlak yang tidak boleh dilanggar siapa pun: jangan pernah menyentuh fisiknya secara sembarangan. Tapi, aturan itu seolah tidak berlaku bagi Seva Ananta. Sebagai mahasiswa FEB yang modis, wangi, dan dipenuhi pesona centil yang menggemaskan, Seva sengaja menjadikan Kantin Pusat sebagai medan perang hariannya. Mulai dari sengaja mengantarkan minuman manis, memanggil dirinya sendiri dengan sebutan nama, hingga gestur natural menyelipkan poni ke belakang telinga demi memancing perhatian sang pujaan hati. Semua orang mengira Seva akan segera didepak oleh sifat dingin Kenan. Namun di balik layar, saat tidak ada pasang mata yang melihat, justru cowok kaku itulah yang selalu memegang kendali; dengan sengaja menarik kerah kemeja Seva agar mendekat, atau menahan pinggang si gembul itu sedikit lebih lama agar tidak berpaling ke orang lain. Karena bagi Kenan, aturan Touch-Me-Not miliknya punya satu pengecualian besar, dan nama pengecualian itu adalah Seva.

More details
WpActionLinkContent Guidelines