Namanya, Lanakila

Namanya, Lanakila

  • WpView
    Reads 1,133
  • WpVote
    Votes 643
  • WpPart
    Parts 20
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Mon, Mar 30, 2026
Setiap manusia, pasti akan merasakan pahit dan manis kehidupan. Nakila pun merasakan itu, semakin dewasa dia memahami kehidupan yang banyak tidak sesuai dengan kemauan dan berusaha menerima segala apa yang terjadi dalam hidupnya. Tapi, mau seberusahanya kita buat menerima semua yang terjadi dalam hidup, pasti selalu ada moment bertanya pada diri sendiri, "Kurang sakit bagaimana lagi untuk kita dapat kebahagiaan?"
All Rights Reserved
#392
trustissues
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Bloody Bell
  • Started In Blue
  • Sebelum Kita Lupa
  • Bukan Lagi Rumah Biru [TERBIT]
  • Senyum Terakhir Senja
  • Detak Janji: Akankah Kita Bersama?
  • Sea For Blue Whales [TERBIT]
  • Kepingan Takdir // Remake On going
  • Le Serment Écarlate [ TERBIT ]
  • AKSARA RINDU [REVISI]

Lonceng itu berbunyi lagi. Satu orang menghilang lagi. Sebagai OSIS, mereka mengantar seluruh murid baru sekolahnya ke pintu gerbang yang gelap. Mereka mengurung para murid di dalam penjara penuh legenda. Sekolah itu sudah memiliki tradisi turun-menurunㅡmelakukan penyelidikan tentang kasus pembunuhan sepuluh tahun yang lalu melalui program buatan OSIS. Tetapi, penyelidikan tidak berjalan sesuai rencana. Banyak hal yang membuat mereka meragukan keberadaan pembunuhan tersebut meski bukti sudah sangat kuat. Meski teka-teki sudah terpecahkan, tapi itu bukan poin pentingnya, kan? _____________________________ Copyright © 2017 by Ines Cover by stellardustr

More details
WpActionLinkContent Guidelines