Still Seven, Before I Forget You
Arlend nggak pernah nyangka hidupnya bakal berubah cuma gara-gara satu surat aneh tanpa pengirim.
Isinya singkat, tapi cukup bikin kepala kacau:
kalau dia nggak mengubah beberapa keputusan, salah satu dari sahabatnya bakal "hilang" di masa depan.
Awalnya arlend nganggep itu cuma lelucon. Tapi ketika kejadian-kejadian kecil di surat mulai beneran terjadi, dia nggak punya pilihan selain percaya.
Dia mulai mengubah segalanya.
Cara dia bersikap, keputusan yang dia ambil, bahkan cara dia memperlakukan sahabat-sahabatnya.
Altezza tetap ada di sampingnya, mencoba memahami meski nggak sepenuhnya ngerti.
Galen mulai merasa arlend berubah dan makin jauh.
Megha terang-terangan nggak percaya dan nganggep semua ini cuma alasan arlend buat bertindak aneh.
Di sisi lain, Helga diam-diam menyadari ada yang nggak beres.
Kael berusaha mencari penjelasan logis, tapi semakin dicari, semuanya makin nggak masuk akal.
Dan areksa...
Semakin arlend berusaha memperbaiki masa depan, hubungan mereka justru perlahan retak.
Rahasia mulai terbuka, kepercayaan mulai goyah, dan satu pertanyaan terus menghantui:
Apa benar dia sedang menyelamatkan mereka...
atau justru menjadi alasan kehancuran itu sendiri?
Pada akhirnya, arlend harus memilih-
mengikuti isi surat dan mempertaruhkan semuanya,
atau berhenti... dan menerima kemungkinan kehilangan seseorang yang paling berarti dalam hidupnya.
Karena kadang, masa depan bukan sesuatu yang bisa diperbaiki.
Kadang... itu adalah konsekuensi dari pilihan yang terlalu dipaksakan.