ACCIDENTAL LOVE [END]

ACCIDENTAL LOVE [END]

  • WpView
    Reads 4,282
  • WpVote
    Votes 375
  • WpPart
    Parts 21
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Mon, Nov 24, 2025
"Tiga kata untuk hari ini." Jika bisa memutar waktu mungkin Clarissa akan menjawabnya dengan 'I Love You' tapi karena tidak mungkin ia hanya bisa fokus menatap dua netra yang selalu terlihat tajam itu tapi juga teduh secara bersamaan. Tak ia sangka bahwa perjalanan kepanitiaan terakhirnya justru membawanya pada lika-liku jatuh cinta yang membuatnya kembali merasakan kupu-kupu berterbangan di dalam perutnya. Diam-diam menanti orang yang ia suka, mencari cara agar obrolan terus memanjang, bahkan mencari perhatian hingga membuatnya mahir menyupir pick up pun gadis itu rasakan. Setelah patah hati terhebatnya kemarin, semesta menghadirkan sosok Areksa Kaleandra Adiputro Ketua DPM Komisi I yang membuatnya kembali merasakan rasanya jatuh cinta yang selama ini ia cari. Jatuh cinta yang tulus, tanpa paksaan, dan yang membuat hari-harinya semakin berwarna. Namun, perihal jatuh cinta bukan hanya tentang bahagianya saja bukan? Entah, Clarissa sanggup atau tidak bertahan dengan dunia Kale yang sulit untuk ditebak. Atau bisa jadi Kale justru menjadi periode patah hati Clarissa selanjutnya?
All Rights Reserved
#235
era
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • The Time
  • GHAIKA (REVISI)
  • EVANESCENT (HIATUS)
  • ATLANTIS 2: PANGLIMA
  • Blueprint Pelarian Villain
  • Transmigrasi Ziora
  • I'm Not Just a Figuran
  • GRAVARENZO
  • Tsundere Maniak Susu
  • Berandalan di Mata Sang Tuan Muda.
The Time

Tiga tahun Jeselyn Ananta menghabiskan waktunya mengejar bayang-bayang tunangan nya, Leon Gamalio. Baginya, Leon adalah segalanya. Namun, malam itu mengubah segalanya. Hantaman keras sebuah truk di persimpangan jalan gelap membuat nya berada di ambang maut, dalam koma yang panjang, jiwa Jeselyn melayang masuk ke sebuah masa depan yang tak pernah ia bayangkan. Ia melihat dirinya sendiri dalam versi yang lebih dewasa, lebih rapuh, dan hancur di tengah kemewahan sebuah rumah megah. "Mau ke mana lagi?" tanya Jeselyn masa depan dengan suara serak akibat tangis. "Menemani wanita yang sedang mengandung anakku," jawab Leon dingin, tanpa sedikit pun menoleh. Kenyataan pahit itu menghujam jantung Jeselyn. Pernikahan yang ia impikan ternyata hanyalah penjara tanpa cinta.

More details
WpActionLinkContent Guidelines