Velvet Silence

Velvet Silence

  • WpView
    Reads 190
  • WpVote
    Votes 9
  • WpPart
    Parts 4
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Mon, Nov 10, 2025
Harusnya semua berakhir saat topi toga terlempar ke udara - bersamaan dengan perasaanku yang dulu sempat kuungkap di hari wisuda. Namun takdir rupanya menyukai ironi. Bertahun kemudian, aku kembali menatapnya, kali ini bukan sebagai teman kelas selama 4 tahun, namun sebagai wedding organizer di hari pertuangan hingga pernikahannya nanti. Ia berdiri di hadapanku dengan senyum segaris di permukaan, tapi matanya... tak seterang dulu. Ada sesuatu yang bersembunyi di sana. Dengan tenang, kuperbaiki kerah jasnya. Sentuhan kecil itu seharusnya biasa saja sebagai seorang profesional dengan kliennya, tapi ada sesuatu di udara - diam, tegang, dan mendebarkan. "Tersenyumlah, ini hari bahagia," ucapku lembut, menjaga nada tetap tenang. Ia menatapku beberapa detik sebelum berkata pelan, "Apa perasaanmu masih seperti dulu?" seketika aku mati kutu, tubuhku membeku dengan pertanyaan yang di ajukannya tanpa bisa ku prediksi _Beberapa jarak terlalu dekat untuk disebut aman_ Noveera _Mungkin keadaan ini salah, Tapi bagiku keberadaannya adalah benar_ Firgo
All Rights Reserved
#16
strongwomen
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Kembang Desa (Hiatus)
  • Hello Mr. Komrad (Complete)
  • Stand by Me (END+LENGKAP)
  • Rencana Pensiun Dini Nona Villain
  • Prahara Lamaran [END]
  • Salah Status
  • Nala dan Mas Juragan
  • EGLLAR MY PERFECT HUSBAND [END]
  • Nakula

Usai menjalani pendidikan strata 1 di Ibu Kota, Adara Ruby Sanjaya (22), gadis centil nan cantik yang sering dipanggil dengan sebutan Dara diminta kembali oleh orang tuanya yang berada di desa. Menuruti adalah jalan terakhir yang harus di lakukan Dara. Dara pikir pulang ke kampung halamannya adalah pilihan yang sangat buruk, tetapi disana ia menemukan sesuatu yang sayang untuk dilewatkan. ~~~ Menjadi harapan satu-satu orang tua yang harus terjun ke dunia perdagangan, adalah takdir Biantara Pradikta (32), Bian yang merupakan anak laki-laki dari juragan tersohor se Kecamatan. Mempunyai adik perempuan yang masih berada di bangku menengah keatas, itulah alasan Bian tidak melanjutkan pendidikan paska lulus SMA. Memiliki sifat yang cuek dan tidak terlalu memikirkan tentang perempuan, padahal ibunya sering menyodorkan anak temannya untuk ia kencani, tetapi ia acuh tak acuh dengan itu. Sampai hadir seorang gadis jelita yang merupakan anak dari pengusaha beras di desanya, gadis yang menjadi buah bibir para tetangga, bukan hanya prestasi yang jarang orang dapat dikehidupan mereka, tetapi juga parasnya yang membuat para tetangga rela menyodorkan anak lelakinya pada gadis itu. Tetapi, mengapa Bian tidak menyukai itu! Cerita keseharian gadis incaran para pria dan calon menantu idaman ibu-ibu desa.

More details
WpActionLinkContent Guidelines