
Btw, ini cerita fantasy aku pertama ges, mohon maklum ya kalau bahasanya agak acak acakan pupil mata mereka mengecil seketika saat melihat apa yang ada di hadapan mereka 'apakah ini mimpi?' ucap mereka dalam hati. ************* Rambut gadis itu mengikuti arah angin malam yang bertiup pelan, hingga menutupi sebagian wajahnya. Mata galaknya menatap sekitar dengan perasaan tak karuan, "eh Ri, serem disini weh" ucap lelaki yang sedang menggandeng tangannya. Gadis itu hanya bisa menghembuskan nafasnya pasrah sambil menatap sinis pria tersebut, 'padahal dia lelaki harusnya dia yang melindungiku' rutuknya dalam hati. *********** Tanpa mereka sadari jalan yang mereka tapaki saat ini membawa mereka kedimensi lain yang tak bisa masuk kedalam nalar manusia di muka bumi ini. *************** Arion masih menggandeng tangan Riana dengan perasaan takut, pasalnya jalan disini saat malam hari sangat mengerikan. Kepala lelaki itu tak berani menoleh kesamping, bahkan tangan yang dia gandeng ini gemetar ketakutan. Semakin mereka berjalan maju entak kenapa kesan horornya semakin bertambah "Eh Rii, yok kita putar balik saja makin serem cuy disini, sudah jam 8 malam" ajak Arion sambil menarik tangan gadis itu kebelakang, gadis itu menoleh kearah lelaki tersebut dan mengangguk pelan dengan wajah yang ketakutan.All Rights Reserved
1 part