Kantor Karya

Kantor Karya

  • WpView
    Reads 89
  • WpVote
    Votes 13
  • WpPart
    Parts 4
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sun, Nov 2, 2025
Di sebuah kantor kecil bernama WiraKarya, sekelompok penulis jenius dengan kepala nyaris korslet mencoba bertahan hidup di dunia sastra dan kehidupan itu sendiri. Ada Raka Azaria, sastrawan pesimistis yang percaya puisinya dikutuk karena tak pernah laku; Tia Santika, penulis cerpen yang penuh ide aneh dan senang menjahili rekan kerja; Arkana Saputra, novelis murung yang menjadikan setiap hari sebagai eksperimen untuk "mati dengan gaya"; Alehendra Mahardika, sosok paling waras sekaligus paling lelah karena harus jadi "ayah" bagi semua kekacauan itu; dan Oktaviano Giorgio, bos sekaligus ilmuwan nyentrik yang lebih sering meledakkan ruangan kantor ketimbang membayar listrik tepat waktu. Ketika Meyda Ranasani, mahasiswi magang yang penuh semangat datang ke WiraKarya, ia tak menyangka dunia sastra bisa seabsurd ini. Ia ingin belajar menulis, tapi malah belajar bagaimana bertahan di antara puing-puing eksperimen gagal Oktaviano dan argumen filosofis tentang "makna dari gagal" yang tak pernah berujung. Namun, di balik semua kekonyolan itu, Meyda perlahan menyadari sesuatu - bahwa di tempat paling berantakan pun, ada orang-orang yang tulus berjuang menulis makna dari hidupnya sendiri.
All Rights Reserved
#150
karyawan
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • INTROVERT ITU PACARKU  [Seni Memahami Caka] || [TAMAT]
  • Boys In The Kost
  • Sweet Home -Tentang Kita yang Memilih Tinggal NOMIN FT JISUNG
  • Oneshot XingQiu/Qiu Harem
  • KELUARGA ATMODJO [hiatus]
  • Yang Mereka Panggil Si Cuek
  • CINTAKU NYANGKUT KE JURAGAN EMPANG (BXB)
  • TRANSMIGRASI SI PENIKMAT GOSIP (BL)

[SUDAH TERBIT EBOOK DI GOOGLE PLAY DAN PLAYBOOK] Masa kuliah Lima yang B aja berubah saat dia kena angin antah berantah hingga membuatnya merhatiin Caka terus-terusan. Cowok pendiam-teman sekelas yang selama ini bahkan nggak masuk daftar cameo dalam hidupnya. Nggak cukup disana. Semesta yang kadang kidding malah memperkenalkan mereka di ruang komputer gara-gara donat sialan yang bikin Lima kelabakan kayak ayam mau bertelur sembilan. Ganteng? Baik? Atau karena glowing paripurna sampai ada grup kampus buat penelitian kulit Caka? Enggak! Lima nggak mikirin semua itu waktu pertama kali berhadapan dengan Caka sedekat itu. Justru manik leher Caka yang membuatnya ternganga lupa kalau cowok itu bukan siapa-siapa. Anehnya, sejak kejadian ruang komputer itu, kebetulan-kebetulan lain muncul seperti semesta merestui interaksi kecil mereka. Sampai puncaknya, gara-gara mulut lemes Sora, lidah Lima malah kepleset ngajakin Caka pacaran. Nggak ada briefing. Nggak ada persiapan. Semuanya serba tiba-tiba kayak tahu bulat di goreng dadakan. Awalnya pesimis, cowok itu bakal nolak dia dilihat dari kepribadiannya dalam kelas. Tapi nyatanya Caka bilang 'Ya'. Dan dari satu kata 'ya' itu, hubungan seorang Lima yang cerewet, neting-an dan posesif dengan Caka yang kalem, lempeng, lurus-lurus aja, dimulai.

More details
WpActionLinkContent Guidelines