Dan Kita Masih di Sini [End]

Dan Kita Masih di Sini [End]

  • WpView
    Reads 124,940
  • WpVote
    Votes 7,117
  • WpPart
    Parts 25
WpMetadataReadComplete Wed, Jul 1, 2026
WpInfo
Fanfic
NCT
SUDAH TERBIT "Kalau nanti aku nggak bisa dengar suara kalian, tolong... jangan berhenti tertawa, ya?" -Navel Gauvaz Sadigar Meski dibenci, Navel berusaha menjaga satu hal yang tersisa, harapan bahwa rumahnya suatu hari akan bersuara lagi. Bukan karena pertengkaran, tapi karena tawa. "Kita bertujuh, tapi kenapa rasanya sepi banget ya?" #1 najaemin #1 nctfanfiction #2 mark #4 marklee #9 jaemin #11 jisung #13 renjun #14 chenle #19 angst #20 leejeno Copyright© Annoona 2025 Start : 15 Oktober 2025 End : 3 Mei 2026
All Rights Reserved
#983
nctfanfiction
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • TOUCH-ME-NOT [keonhyeon]
  • FRIEND'S? - KRATINGMEEN
  • PAMENGKU | NOMIN
  • The Threads We Left Behind {Marjames / JJujami}
  • Obsession Overdose
  • Possessive Male Lead
  • SAIRISH
  • Skripsi Dan Buku Nikah
  • Journey
  • I'm Not Just a Figuran

Satu kampus tahu kalau Kenan Abyasa adalah benteng kokoh Fakultas Teknik yang tidak tersentuh. Dia tampan, perfeksionis, bermulut ketus, dan punya aturan mutlak yang tidak boleh dilanggar siapa pun: jangan pernah menyentuh fisiknya secara sembarangan. Tapi, aturan itu seolah tidak berlaku bagi Seva Ananta. Sebagai mahasiswa FEB yang modis, wangi, dan dipenuhi pesona centil yang menggemaskan, Seva sengaja menjadikan Kantin Pusat sebagai medan perang hariannya. Mulai dari sengaja mengantarkan minuman manis, memanggil dirinya sendiri dengan sebutan nama, hingga gestur natural menyelipkan poni ke belakang telinga demi memancing perhatian sang pujaan hati. Semua orang mengira Seva akan segera didepak oleh sifat dingin Kenan. Namun di balik layar, saat tidak ada pasang mata yang melihat, justru cowok kaku itulah yang selalu memegang kendali; dengan sengaja menarik kerah kemeja Seva agar mendekat, atau menahan pinggang si gembul itu sedikit lebih lama agar tidak berpaling ke orang lain. Karena bagi Kenan, aturan Touch-Me-Not miliknya punya satu pengecualian besar, dan nama pengecualian itu adalah Seva.

More details
WpActionLinkContent Guidelines