Terpaksa Menikahi Pembunuh

Terpaksa Menikahi Pembunuh

  • WpView
    Reads 34
  • WpVote
    Votes 13
  • WpPart
    Parts 2
WpMetadataReadMatureOngoing
WpMetadataNoticeLast published Wed, Feb 11, 2026
Nayla Hafisha Ahmad kehilangan segalanya dalam satu malam-kedua orang tuanya, arah hidup, dan keyakinannya tentang keadilan. Di balik kecelakaan yang merenggut nyawa, ada Aditya Zafar Yuswara: lelaki yang harus menanggung kesalahan, hukuman, dan rasa bersalah yang tidak pernah benar-benar reda. Ketika hukum berjalan dan dunia menuntut kejelasan, Nayla dipaksa memilih di antara amarah dan kemanusiaan, antara keadilan dan empati. Pernikahan yang lahir dari wasiat, tekanan sosial, dan keputusan sunyi menjadi medan konflik batin yang lebih kejam daripada vonis apa pun. Ini bukan kisah cinta yang menyelamatkan segalanya. Ini adalah kisah tentang pilihan-tentang mencintai tanpa menghapus dosa, menghukum tanpa kehilangan nurani, dan melanjutkan hidup meski luka tak pernah benar-benar sembuh.
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Stand by Me (END+LENGKAP)
  • Candu Sentuhan Sahabat Hyper
  • Kembang Desa
  • Hello Mr. Komrad (Complete)
  • Prahara Lamaran [END]
  • Salah Status
  • EGLLAR MY PERFECT HUSBAND [END]
  • Nala dan Mas Juragan
  • Nakula
  • Rencana Pensiun Dini Nona Villain

(BELUM DI REVISI MASIH BANYAK TYPO) Ansera, gadis centil dan cerewet, langsung jatuh hati pada Raha saat pertama kali ia melihat lelaki itu, pengacara kaku yang jarang menunjukkan ekspresi. Dari pertemuan pertama, Sera langsung bertekad, ia harus membuat Raha menyadari keberadaannya, dengan cara apa pun. Tapi, untuk menembus hati seseorang yang selalu terlihat dingin ternyata lebih sulit dari yang ia bayangkan. Setiap kata serius dari Raha, menjadi tantangan dan godaan sekaligus bagi Sera. "Mas, aku mau pelukan sama kamu. Tapi, tunggu rumahku sepi." "Terus, nanti digrebek warga, gitu, Ansera?" "Mau banget." | start 21 december 2025 | end 11 april 2026

More details
WpActionLinkContent Guidelines