orang ketiga [End]

orang ketiga [End]

  • WpView
    Reads 6,473
  • WpVote
    Votes 108
  • WpPart
    Parts 42
WpMetadataReadMatureComplete Mon, Dec 8, 2025
18++ zhia duduk santai di sofa panjang depan tv, menjelajahi linimasa Instagram-nya, saat sebuah notifikasi kecil muncul di bagian kanan atas layarnya, sebuah ikon pesan langsung (DM) dengan lingkaran merah bertuliskan '1'. Ia mengerutkan kening sedikit, penasaran siapa yang mengiriminya pesan. Jarang-jarang ia menerima DM dari akun yang tidak dikenalnya secara pribadi. Jarinya yang lincah segera mengetuk ikon tersebut, membuka antarmuka obrolan yang didominasi warna putih aplikasi itu. Di sana, sebuah pesan baru dari seorang pengguna dengan nama panggilan yang tak asing Attala Mandala bravi. "Halo,Bu, apa kabar?" bunyi pesannya, singkat dan langsung pada intinya. "Halo kembali,baik" ketiknya, lalu menekan kirim. "Aku boleh minta nomor kamu?" Balasan "Kamu bisa minta sama Safira, kan kamu sering telpon alaric lewat dia" Hanya dalam hitungan detik "Kalau bisa minta langsung sama kamu,kenapa harus lewat Safira" 08xxxx3276 "Jangan jutek-jutek Bu, nanti cepat tua lho....." "Udah di kasih malah nyinyir" "🫣" Sebuah senyum kecil muncul di sudut bibir zhia, jenis senyum yang hanya muncul saat memikirkan kenangan yang sudah lama terkubur-senyum yang menyimpan lebih banyak pertanyaan daripada jawaban. Senyum itu adalah campuran kebahagiaan sesaat karena perhatian yang diterimanya, kerinduan yang tak terucapkan, dan penerimaan pahit akan realitas bahwa hubungan mereka telah berakhir secara definitif.
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • The Last Yes!
  • The Villain Mother
  • Be My Wife
  • Kedhaton Soeraandaru Hadiningrat
  • Hello, KKN!
  • My Celestia [ON GOING]
  • Pawang Hantu Om Aktor
  • I Won't Be the Tragic Fiancée (END)
  • DOMINEX | The Crime Lock
  • Nala dan Mas Juragan

Dua orang yang menyerah dengan urusan jodoh memutuskan untuk berhenti mencari sendiri. Layla (F29) selama ini merasa menjadi "FUN GIRLFRIEND" dan tidak menjadi pilihan untuk dipinang. Jiwa (M31) terlalu sibuk di proyek pipeline di tengah hutan dan ingin cepat menikah karena suatu alasan. Satu kalimat ceplas-ceplos dari tante mereka mengubah pertemuan biasa menjadi awal yang tak terduga. Kadang, saat hati sedang lelah, semesta justru mempertemukan dengan seseorang yang tak direncanakan. Cover by: Narra

More details
WpActionLinkContent Guidelines