From Pain to Peace

From Pain to Peace

  • WpView
    GELESEN 2,249
  • WpVote
    Stimmen 118
  • WpPart
    Teile 5
WpMetadataReadLaufend
WpMetadataNoticeZuletzt aktualisiert Mo., Juli 20, 2026
Nathan Athalla Abiyyu. Anak tunggal dari kedua pasangan yang sudah berpisah. Ia tinggal dengan sang bunda. Ayahnya entahlah dia tidak tau keberadaan setelah perpisah dengan sang bundanya. Dan tak ingin tahu keberadaannya. Karena ia trauma dengan kejadian masa lalunya. Ketika melihat bundanya dipukul dimaki' oleh ayahnya sendiri. Muka dan badan bundanya selalu lebam' karena ulah pria brengsek itu yang tak cocok dipanggil ayah. Ia pun diperlakukan sama. Dan semua itu membuat Nathan tumbuh dengan trauma. Tapi perlahan trauma itu sembuh. Ketika bundanya memutuskan untuk menikah lagi. Awalnya ia tak setuju. Tapi ketika ia melihat bundanya diperlukan lembut dan diperhatikan. Membuat hatinya mulai menerima. Dan selain itu ia juga memiliki 4 saudara baru. Dengan usia yang tidak beda jauh dengannya. Hal itu juga yang memperkuat dirinya untuk menerima orang asing. Karena ia sangat menginginkan saudara. KALO PENASARAN BACA AJA!!! 🚫BUKAN BXB. 🚫 HANYA CERITA FIKSI. 🚫 DILARANG MENJIPLAK. 🚫 TOXIC. KALO GASUKA GAUSAH DIBACA.
Alle Rechte vorbehalten
#22
rose
WpChevronRight
Werde Teil der größten Geschichtenerzähler-CommunityErhalte personalisierte Geschichtenempfehlungen, speichere deine Favoriten in deiner Bibliothek und kommentiere und stimme ab, um deine Community zu vergrößern.
Illustration

Vielleicht gefällt dir auch

  • 𝔈𝔱𝔥𝔬𝔩𝔬𝔤𝔶 𝔬𝔣 𝔇𝔦𝔰𝔰𝔬𝔠𝔦𝔞𝔱𝔦𝔬𝔫 || Jayhoon
  • TC: Teratai Putih Kembali Populer [END]
  • The Butterfly's Mask: ( Jaeyong ) - END
  • Male lead Antagonist
  • Murid Sialan
  • Sorry Mr. Husband (END)
  • I Am In Novel?!!

Sunghoon, seorang psikiater muda berbakat, mendapat tugas khusus dari dokter senior yang juga menjadi mentornya: menangani seorang pasien dengan Dissociative Identity Disorder (DID). Kasus ini bukan kasus biasa, pasien bernama Jay tersebut memiliki tujuh kepribadian berbeda, masing-masing dengan sifat, emosi, dan cara berpikir yang saling bertolak belakang. Awalnya, Sunghoon menganggap ini sebagai tantangan profesional semata. Namun, seiring sesi terapi berjalan, satu per satu kepribadian Jay mulai muncul, membuka lapisan demi lapisan trauma masa lalu yang selama ini terkubur. Setiap kepribadian membawa potongan cerita yang berbeda. Ada yang protektif, ada yang agresif, ada pula yang rapuh seperti anak kecil. Tanpa disadari, Sunghoon mulai terjerat lebih dalam. Ia menemukan bahwa trauma Jay memiliki keterkaitan dengan masa lalunya sendiri-sebuah benang merah yang seharusnya mustahil ada antara dokter dan pasien. Hubungan profesional perlahan berubah menjadi konflik batin yang rumit, mempertanyakan batas antara empati, tanggung jawab, dan rasa bersalah. Ketika kebenaran akhirnya terungkap, sebuah plot twist besar mengguncang segalanya: hubungan antara Sunghoon dan Jay jauh lebih dekat daripada yang mereka bayangkan. Masa lalu yang terputus kini menuntut jawaban, dan proses penyembuhan tidak lagi hanya tentang Jay, tetapi juga tentang Sunghoon sendiri.

Mehr Details
WpActionLinkInhaltsrichtlinien