From Pain to Peace

From Pain to Peace

  • WpView
    Reads 2,025
  • WpVote
    Votes 132
  • WpPart
    Parts 6
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sat, Jan 10, 2026
Nathan Athalla Abiyyu. Anak tunggal dari kedua pasangan yang sudah berpisah. Ia tinggal dengan sang bunda. Ayahnya entahlah dia tidak tau keberadaan setelah perpisah dengan sang bundanya. Dan tak ingin tahu keberadaannya. Karena ia trauma dengan kejadian masa lalunya. Ketika melihat bundanya dipukul dimaki' oleh ayahnya sendiri. Muka dan badan bundanya selalu lebam' karena ulah pria brengsek itu yang tak cocok dipanggil ayah. Ia pun diperlakukan sama. Dan semua itu membuat Nathan tumbuh dengan trauma. Tapi perlahan trauma itu sembuh. Ketika bundanya memutuskan untuk menikah lagi. Awalnya ia tak setuju. Tapi ketika ia melihat bundanya diperlukan lembut dan diperhatikan. Membuat hatinya mulai menerima. Dan selain itu ia juga memiliki 4 saudara baru. Dengan usia yang tidak beda jauh dengannya. Hal itu juga yang memperkuat dirinya untuk menerima orang asing. Karena ia sangat menginginkan saudara. KALO PENASARAN BACA AJA!!! 🚫BUKAN BXB. 🚫 HANYA CERITA FIKSI. 🚫 DILARANG MENJIPLAK. 🚫 TOXIC. KALO GASUKA GAUSAH DIBACA.
All Rights Reserved
#943
protektif
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Berandalan di Mata Sang Tuan Muda.
  • The Time
  • GRAVARENZO
  • Transmigrasi Ziora
  • Blueprint Pelarian Villain
  • ATLANTIS 2: PANGLIMA
  • EVANESCENT
  • Tsundere Maniak Susu
  • GHAIKA (REVISI)
  • I'm Not Just a Figuran

​Suara decit sepatu basket yang bergesekan dengan lantai semen SMA Nusantara Bakti seolah menjadi satu-satunya melodi yang akrab di telinga Arga. Matahari Jakarta yang menyengat di jam 12 siang sama sekali tidak ia gubris. Peluh membasahi jersey birunya, mengalir melewati leher dan hilang di balik kain yang sudah basah kuyup. ​Bagi Arga, hanya di lapangan ini dunia terasa jujur. Di sini, musuhnya jelas: ring basket dan lawan main. Tidak ada teriakan ibunya yang melengking menyalahkan takdir, tidak ada bau alkohol dari ayahnya yang pulang pagi membawa tumpukan utang baru, dan tidak ada beban rasa bersalah setiap kali melihat kakaknya pulang kerja dengan wajah pucat demi membiayai sekolahnya. ​"Arga! Berhenti main atau gue laporin ke BK karena bolos jam sejarah lagi!" ​Arga menghentikan dribel bolanya. Ia menoleh, menyeka keringat dengan punggung tangan, lalu menyeringai tipis melihat pengurus OSIS yang berdiri di pinggir lapangan dengan buku catatan. ​"Laporin aja," sahut Arga santai. "Ruang BK udah kayak rumah kedua buat gue, sekalian titip salam buat Pak Hendra." ​Di sisi lain koridor sekolah yang lebih dingin karena hembusan AC, melangkah sosok yang menjadi pusat gravitasi SMA Nusantara Bakti. Adrian. ​Setiap langkahnya terukur, seragamnya rapi tanpa cela, dan wajah blasterannya yang seolah dipahat langsung oleh malaikat, selalu memasang ekspresi datar yang sulit ditembus. Sebagai Ketua OSIS sekaligus putra tunggal dari pemilik Arsenio Group, Adrian adalah definisi kesempurnaan yang nyata. Hidupnya adalah garis lurus yang tenang, penuh fasilitas, dan kasih sayang yang melimpah. ​⊹ ࣪ ﹏𓊝﹏𓂁﹏⊹ ࣪ ˖⊹ ࣪ ﹏𓊝﹏𓂁﹏⊹ ࣪ ˖ WARNING ⚠ - b×b - BL lokal - Mpreg - ini cerita bl, awas jangan salah lapak. - banyak typo bertebaran.

More details
WpActionLinkContent Guidelines