While Forgetting Noah

While Forgetting Noah

  • WpView
    Leituras 38
  • WpVote
    Votos 3
  • WpPart
    Capítulos 1
WpMetadataReadEm andamento
WpMetadataNoticeÚltima atualização dom, dez 28, 2025
WpInfo
Ficção
Romance
Setelah kecelakaan itu, hidup Atma berubah menjadi sunyi. Ia bangun setiap pagi dengan perasaan kehilangan yang tak bisa ia jelaskan, seolah ada seseorang yang pernah begitu berarti, tapi kini perlahan terhapus dari pikirannya. Yang tersisa hanyalah nama yang samar, Noah. Di malam-malam sepi, Noah datang ke mimpinya. Senyumnya masih sama, suaranya masih hangat seperti dulu. Setiap kali Atma mencoba mengingat lebih jauh, dunia mimpinya mulai retak dan Noah terus menuntunnya untuk melupakan. Satu kenangan dihapus setiap malam. Satu bagian dari cinta mereka hilang setiap kali matahari terbit. Ketika kenangan terakhir hampir terhapus, Atma akhirnya mengingat satu hal yang tak bisa Noah hapus: alasan mengapa mereka saling mencintai.
Todos os Direitos Reservados
#135
lupa
WpChevronRight
Junte-se a maior comunidade de histórias do mundoTenha recomendações personalizadas, guarde as suas histórias favoritas na sua biblioteca e comente e vote para expandir a sua comunidade.
Illustration

Talvez você também goste

  • Nala dan Mas Juragan
  • Nakula
  • Hello Mr. Komrad (Complete)
  • Kembang Desa
  • EGLLAR MY PERFECT HUSBAND [END]
  • Salah Status [END]
  • Rencana Pensiun Dini Nona Villain
  • Prahara Lamaran [END]
  • Stand by Me (END+LENGKAP)

Setelah menyelesaikan kuliahnya, Kanala Ayudia Kirana (22) diminta oleh keluarganya untuk pulang ke kampung halaman dan tidak perlu bersusah payah mencari pekerjaan di ibu kota. Namun, Nala menolak dengan alasan tidak ingin menyia-nyiakan gelar di belakang namanya. Ia bersikeras ingin mencari pengalaman kerja selama satu tahun terlebih dahulu sebelum benar-benar menetap di kampung. Keluarganya akhirnya menyetujui, dengan satu syarat: Nala hanya boleh bekerja selama satu tahun, tidak lebih. Sayangnya, baru tiga bulan bekerja di salah satu perusahaan ternama, Nala menyerah. Tekanan pekerjaan yang tinggi dan lingkungan kantor yang tidak sesuai dengan ekspektasinya membuatnya kehilangan semangat. Ia pun memutuskan untuk mengundurkan diri dan berdiam diri di kosan, tanpa keberanian untuk memberi tahu keluarganya. Raras-ibu Nala-yang kemudian mengetahui anak bungsunya sudah tidak bekerja lagi, segera mendesaknya untuk pulang. Sebelum Nala sempat menolak, Raras lebih dulu mengancam tidak akan lagi mengirimkan uang bulanan. Terpojok dan kehabisan pilihan, Nala akhirnya menyerah. Ia berkemas dan pulang ke kampung halamannya. Namun siapa sangka? Di antara hamparan sawah dan hari-hari yang membosankan di warung milik ayahnya, hadir Hanggara Wiratama (31), juragan tanah sekaligus pemilik peternakan ayam terbesar di desa tetangga, selain itu ia juga menjalankan usaha jual-beli beras yang ia bangun dari nol, tak lupa dengan usahanya di kota yang tidak banyak diketahui orang. Sosoknya yang tenang dan apa adanya membuat Nala belajar bahwa pulang bukan berarti kalah, melainkan menemukan tempat untuk tumbuh. Bersamanya, Nala menyadari bahwa tidak semua mimpi harus dikejar jauh ke kota, sebagian justru menunggu untuk ditemukan di rumah.

Mais detalhes
WpActionLinkDiretrizes de Conteúdo