Catatan Di Meja Belakang

Catatan Di Meja Belakang

  • WpView
    Reads 31
  • WpVote
    Votes 5
  • WpPart
    Parts 4
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Tue, Oct 14, 2025
hari ini adalah hari pertama masuk sekolah. Ryan agak takut untuk ini karena dirinya adalah seorang introvert. ia masuk ke kelas 2B dan lalu membuka pintu. semua orang menoleh padanya dan terlihat banyak orang asing kecuali dia... Daniel. Daniel duduk di bangku paling belakang di pojok dengan kedua temannya yaitu Aldi dan Epan. dan yang paling apes, dia duduk tepat di depan Daniel dan ia hanya menghela nafas, memberanikan diri lalu duduk ke kursi walau Daniel mengejeknya. dan seorang lelaki datang membela Ryan yang di Katai oleh mereka. dia adalah Agil. Agil mengajak Daniel untuk berduel dengannya nanti dan Daniel menyetujuinya. Ryan tak tahu harus melakukan apa selain berterimakasih, meminta maaf pada Agil. dan menurutmu apa yang akan terjadi selanjutnya...?
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • The Time
  • EVANESCENT (HIATUS)
  • I'm Not Just a Figuran
  • GRAVARENZO
  • Blueprint Pelarian Villain
  • Tsundere Maniak Susu
  • Transmigrasi Ziora
  • GHAIKA (REVISI)
  • ATLANTIS 2: PANGLIMA
  • Berandalan di Mata Sang Tuan Muda.
The Time

Tiga tahun Jeselyn Ananta menghabiskan waktunya mengejar bayang-bayang tunangan nya, Leon Gamalio. Baginya, Leon adalah segalanya. Namun, malam itu mengubah segalanya. Hantaman keras sebuah truk di persimpangan jalan gelap membuat nya berada di ambang maut, dalam koma yang panjang, jiwa Jeselyn melayang masuk ke sebuah masa depan yang tak pernah ia bayangkan. Ia melihat dirinya sendiri dalam versi yang lebih dewasa, lebih rapuh, dan hancur di tengah kemewahan sebuah rumah megah. "Mau ke mana lagi?" tanya Jeselyn masa depan dengan suara serak akibat tangis. "Menemani wanita yang sedang mengandung anakku," jawab Leon dingin, tanpa sedikit pun menoleh. Kenyataan pahit itu menghujam jantung Jeselyn. Pernikahan yang ia impikan ternyata hanyalah penjara tanpa cinta.

More details
WpActionLinkContent Guidelines