Ruang 307

Ruang 307

  • WpView
    Reads 183
  • WpVote
    Votes 45
  • WpPart
    Parts 7
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sat, Oct 18, 2025
Di ruang 307, waktu seolah berjalan dengan ritme mesin monitor. Thomas-seorang pasien leukemia-belajar menerima bahwa hidupnya kini diukur dengan angka di hasil lab dan detak yang terekam di layar.Kong-perawat yang ditugaskan menjaganya-belajar bahwa tugas merawat bukan sekadar memastikan obat habis atau luka bersih. Kadang, itu berarti menahan tangan seseorang yang tahu dirinya akan pergi. Mereka bukan kisah cinta besar, bukan kisah penyelamatan ajaib. Tapi di antara jarum infus, aroma antiseptik, dan hujan sore di luar jendela, ada sesuatu yang tumbuh: pemahaman bahwa hidup, bahkan yang paling singkat, tetap bisa berarti. Sebuah kisah tentang kehilangan yang lembut, dan keberanian yang sunyi.
(CC) Attrib. NonCommercial
#19
thomaskong
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • The King & The Doctor
  • [BL Transmigrasi] Male Concubine
  • KUASA DUNIAWI(Transmigrasi BL)
  • NIGHT NOISES || Romance Horror [SEGERA TERBIT]
  • Secretary Or Mommy? || HIATUS
  • Given || Ju Jihoon
  • Second
  • JEEVANA
  • Love at Time's Brink [PROSES TERBIT]✔️
  • I Want to Live [END]

Aresh-seorang Dokter dari zaman Modern tiba-tiba terlempar ke sebuah negeri kuno yang masih ketinggalan zaman. Ia siap untuk mengacak-acak kerajaan mereka dengan kejeniusan, dan ilmu pengetahuannya yang sudah modern. Awalnya Aresh memutuskan untuk membantu mereka dengan menjadi pelayan istana, tapi ... ketika ia teringat bahwa dirinya itu cukup di hargai di tempat asalnya, dia berubah pikiran. "Bersumpahlah kau akan menjadi pelayanku yang setia!" -Raja Shaka "Pelayan? Bodoh ... aku juga ingin menjadi seorang raja." -Aresh

More details
WpActionLinkContent Guidelines