WHEN THE HEART AIMS ( HIATUS )

WHEN THE HEART AIMS ( HIATUS )

  • WpView
    Membaca 213
  • WpVote
    Vote 71
  • WpPart
    Bab 4
WpMetadataReadBersambung14m
WpMetadataNoticePublikasi terakhir Jum, Okt 17, 2025
It's usually the bullet that's aimed at me, but when I first saw you? You aimed at my heart. -Vicenzo Lorenzo Seorang lelaki yang sentiasa sibuk dengan pekerjaannya, mempertahankan prefesional dan selalu pasang muka yang dingin. Nampak sahaja dia senyum walaupun sekali? Memang rare. Pertemuan yang tak terduga. Orang kata, jodoh tak akan kemana. I'm a monitor vital signs all day, but your presence is what truly makes my heart race. - Vionara vee Cruzas la línea, te aseguro que será el último aire que respires. - Vicenzo Lorenzo
Seluruh Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang
#557
sedih
WpChevronRight
Bergabunglah dengan komunitas bercerita terbesarDapatkan rekomendasi cerita yang dipersonalisasi, simpan cerita favoritmu ke perpustakaan, dan berikan komentar serta vote untuk membangun komunitasmu.
Illustration

anda mungkin juga menyukai

  • DESIRAN RINDU
  • SEMPURNA DALAM DOSA - Editing
  • TE AMO
  • ALIBI - Till the Last Breath
  • Where do broken hearts go
  • Life In Your Eyes
  • Happy Birth (Death) Day
  • 𝐊𝐄𝐓𝐔𝐀 𝐏𝐄𝐍𝐆𝐀𝐖𝐀𝐒 𝐈𝐓𝐔 𝐒𝐔𝐀𝐌𝐈𝐊𝐔! || 𝐂
  • Better Than First
  • HIS FAVOURITE MELODY [C]

Terkurung seakan burung di dalam sangkar. Ingin bebas berterbangan di luar. Muslihat orang tua menjadi penghalang dia ingin melebarkan sayapnya. Detik yang di nanti sepanjang tahun, berubah dengan sekelip mata. Sangkar yang pernah menjadi tempat kurungannya telah pun ditinggalkan. Melarikan diri tanpa arah tuju. Bersembunyi di tempat yang tidak diketahui sehingga takdir mempertemukan dia dengan jejaka yang tampan. "Nama saya Izel. Awak?"- Izel "Dia bisu" - Pak Leman Si gadis teruja meneroka dunia luar yang di anggap indah sebelum ini. Tanpa disedari dirinya telah menjadi buruan oleh seorang jejaka misteri. Jejaka yang sudah tahu apa ertinya dunia sebenar... Senja yang tidak kembali~

Detail lengkap
WpActionLinkPanduan Muatan