Untukmu, Agra.

Untukmu, Agra.

  • WpView
    Reads 8,778
  • WpVote
    Votes 399
  • WpPart
    Parts 32
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Wed, Nov 19, 2025
Satu kesalahan yang mengikat dua orang asing dalam ikatan yang seharusnya tidak pernah ada. Nalendra Agra Byantara, pria dingin yang hidupnya terencana sempurna. Jevanya Azell Raniyata mahasiswi yang tiba-tiba harus menanggung konsekuensi dari kesalahan yang bahkan tak ia ingat dengan jelas. Ia membencinya. Ia bertahan. Dua dunia yang berbeda dipaksa menjadi satu dalam pernikahan yang penuh luka dan rahasia. Tapi semakin lama, rasa benci itu mulai berubah menjadi sesuatu yang jauh lebih rumit. Dan di antara tangisan bayi, dinginnya tatapan, serta janji yang tak pernah diucapkan, mereka perlahan belajar... bahwa cinta kadang datang di waktu yang paling salah. 🏆 #1 - Kesalahan Start: 15 Oktober 2025 End: - Semua gambar dari Pinterest Cover : Canva dan Pinterest
All Rights Reserved
#788
mba
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Nala dan Mas Juragan
  • Prahara Lamaran [END]
  • Stand by Me (END+LENGKAP)
  • Kembang Desa
  • Rencana Pensiun Dini Nona Villain
  • Salah Status
  • Candu Sentuhan Sahabat Hyper
  • Nakula
  • EGLLAR MY PERFECT HUSBAND [END]
  • Hello Mr. Komrad (Complete)

Setelah menyelesaikan kuliahnya, Kanala Ayudia Kirana (22) diminta oleh keluarganya untuk pulang ke kampung halaman dan tidak perlu bersusah payah mencari pekerjaan di ibu kota. Namun, Nala menolak dengan alasan tidak ingin menyia-nyiakan gelar di belakang namanya. Ia bersikeras ingin mencari pengalaman kerja selama satu tahun terlebih dahulu sebelum benar-benar menetap di kampung. Keluarganya akhirnya menyetujui, dengan satu syarat: Nala hanya boleh bekerja selama satu tahun, tidak lebih. Sayangnya, baru tiga bulan bekerja di salah satu perusahaan ternama, Nala menyerah. Tekanan pekerjaan yang tinggi dan lingkungan kantor yang tidak sesuai dengan ekspektasinya membuatnya kehilangan semangat. Ia pun memutuskan untuk mengundurkan diri dan berdiam diri di kosan, tanpa keberanian untuk memberi tahu keluarganya. Raras-ibu Nala-yang kemudian mengetahui anak bungsunya sudah tidak bekerja lagi, segera mendesaknya untuk pulang. Sebelum Nala sempat menolak, Raras lebih dulu mengancam tidak akan lagi mengirimkan uang bulanan. Terpojok dan kehabisan pilihan, Nala akhirnya menyerah. Ia berkemas dan pulang ke kampung halamannya. Namun siapa sangka? Di antara hamparan sawah dan hari-hari yang membosankan di warung milik ayahnya, hadir Hanggara Wiratama (31), juragan tanah sekaligus pemilik peternakan ayam terbesar di desa tetangga, selain itu ia juga menjalankan usaha jual-beli beras yang ia bangun dari nol, tak lupa dengan usahanya di kota yang tidak banyak diketahui orang. Sosoknya yang tenang dan apa adanya membuat Nala belajar bahwa pulang bukan berarti kalah, melainkan menemukan tempat untuk tumbuh. Bersamanya, Nala menyadari bahwa tidak semua mimpi harus dikejar jauh ke kota, sebagian justru menunggu untuk ditemukan di rumah.

More details
WpActionLinkContent Guidelines