NATAN BIMANTARA

NATAN BIMANTARA

  • WpView
    Reads 2,401
  • WpVote
    Votes 98
  • WpPart
    Parts 11
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Thu, Jul 9, 2026
WpInfo
Fanfic
Game
Science Fiction
Pandemic
LitRPG
bukan lapak bl🚫 Ini tentang pemuda yang bernama Natan bimantara yang hidup nya sebatang kara, entah orang tuanya masih hidup atau tidak. Dulu ia di panti tapi ia mau memulai hidup sendiri dari umur 12 tahun katanya tak mau merepotkan ibu panti. Tapi tak menyangka ada seseorang yang datang ke panti bahwa mereka adalah keluarga natan yang sudah lama hilang di culik oleh musuh mereka. Apakah natan akan menerima mereka atau tidak? ____________ Ayok baca kalau penasran Maaf ya kalau ada kata kata yang tidak nyambung dan kata kata yang tak enak di baca, kalian benar kan saja bacanya sesuai kepercayaan kalian sendiri, dan typo juga🙌🏻🙌🏻 Selamat membaca
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Love me or die
  • Something... Emm🔞 (KNP)
  • TOUCH-ME-NOT [keonhyeon]
  • Rewriting The Villain (END)
  • Forgive Me | FreenBecky [END]
  • PAMENGKU | NOMIN
  • Obsession Overdose
  • Journey
  • I'm Not Just a Figuran
  • PREGNANT (DewTee)

"Gila! Axelio benar-benar sakit jiwa!" umpat Yura keras-keras pada kamar kosnya yang sepi. Bagaimana tidak? Axelio Valcrest, sang antagonis pria berdarah dingin, jatuh cinta pada pandangan pertama kepada Arcelia , si female lead yang berhati malaikat. Cinta yang semula indah berubah menjadi obsesi gelap yang mengerikan. Karena cintanya ditolak-sebab Arcelia mencintai sahabat kecilnya, Elvano sang male lead utama-Axelio tanpa ragu menghabisi Elvano dan mengurung Arcelia di dalam mansion mewahnya yang menyerupai sangkar emas. Namun, yang paling membuat Yura meradang adalah nasib tunangan Axelio, Ravena Dracarys. Sebagai antagonis wanita, Ravena begitu terobsesi pada Axelio. Puncaknya, hanya karena Ravena menampar Arcelia demi mempertahankan harga dirinya, Axelio tanpa belas kasihan mengeksekusi tunangannya sendiri. Perut Yura tiba-tiba berbunyi nyaring, memutus untaian kekesalannya. "Aduh, lapar lagi. Keluar bentar deh, di depan gang biasanya masih ada yang jual nasi goreng." Sambil bersenandung kecil untuk mengusir sepi, Yura berjalan menyusuri trotoar malam yang lengang. Dia baru saja hendak menyeberang jalan ketika seberkas cahaya silau memedihkan matanya dari arah samping. Tinnnnnnnnnnn! "Ravena... Sayang, bangun..." Gila! Gue transmigrasi?! jerit Yura dalam hati. "Axel, aku ingin membatalkan pertunangan kita." "Ravena Dracarys..." Axel berbisik rendah, suaranya terdengar seperti seringai iblis yang merayap di kulit. "Kau pikir... kau siapa bisa memutuskan untuk membatalkan pertunangan ini secara sepihak, hm?"

More details
WpActionLinkContent Guidelines