ALLURE
  • WpView
    Reads 80,357
  • WpVote
    Votes 9,920
  • WpPart
    Parts 70
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sun, Jun 7, 2026
Sung Jinwoo x Cale Henituse Solo Leveling x Trash of the Count's Family Alpha - Omega Esper - Guide Dunia berubah sejak Gerbang pertama terbuka. Di tengah kekacauan itu, berdiri dua sosok tak tertandingi-Sung Jinwoo, Alpha, Hunter- Esper- terkuat di dunia. Serta Cale Henituse, Omega yang menjadi Guide S-Rank pemerintah. Ketika pertemuan mereka memicu ketertarikan energi yang tak dapat dijelaskan, keseimbangan antara kekuatan dan kendali mulai goyah. Dua jiwa yang bertolak belakang kini terikat oleh takdir, di dunia di mana satu kesalahan bisa menghancurkan segalanya. "Bahkan kau adalah Guide-ku... Omega-ku... Milik-ku... Cale Henituse..." Solo Leveling; Chugong Trash of the Count's Family; Yoo Ryeo Han N. B. Rating 18+
All Rights Reserved
#9
calehenituse
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Cahaya di Tengah Nirwana
  • Between Souls and You
  • Two Lions and One Geranium Flower
  • [BL] The Bride of Crown Prince (AlCale)
  • How to use A Protagonis Vol.1
  • [BL] Piece of Heart
  • Sincerely (Sung Jinwoo x M. Reader)
  • [BL] A Theory of Missing Piece
  • Kehidupan Ketiga Cale Henituse
  • Ride of Fate

Di antara hamparan langit surgawi, ada satu nama yang jarang sekali dipanggil dalam doa, Lian Hua, sang Dewa Bayangan Alam. Tak banyak manusia yang mengenalnya, bahkan para dewa pun sering lupa bahwa ia masih menjaga penjuru dunia. Tugasnya sederhana namun sunyi: menuntun roh-roh yang tersesat agar menemukan jalan pulang. Ia bukan dewa perang, bukan pula dewa kemakmuran. Ia hanyalah penjaga di antara terang dan gelap-bayangan lembut di bawah kelopak teratai putih. Namun Lian Hua tak pernah mengeluh atas pangkatnya yang kecil. Bagi dirinya, melihat satu jiwa tersenyum tenang sebelum lenyap ke alam baka sudah cukup menjadi anugerah. Lembut, tenang, dan penuh welas asih, itulah dirinya. Sebuah ketenangan yang lahir dari masa lalunya sebagai kultivator fana, yang beruntung mencapai kedewaan melalui kesucian hatinya, bukan kekuatan atau ambisi. Hari itu, langit surgawi bergemuruh. Aula utama para dewa diselimuti cahaya suci-seorang kultivator baru naik menjadi dewa. Semua entitas surgawi diwajibkan hadir untuk menyambutnya, dan Lian Hua berdiri di barisan belakang bersama para minor god lainnya. Dari tempatnya, ia hanya bisa melihat siluet sang dewa baru di tengah aula-tinggi, tegap, diselimuti aura yang dingin namun memikat. Bisik-bisik di antara para dewa terdengar samar, menyebut bahwa dewa baru itu memiliki kekuatan yang belum pernah terlihat di kalangan minor god. Lian Hua berjinjit, mencoba menembus pandangan lautan cahaya itu dan di saat itulah mata mereka bertemu. Sekilas, hanya sesaat. Namun dari tatapan itu, Lian Hua tahu... ada sesuatu yang berbeda. Aura yang asing, seperti badai di balik keheningan dan samudra di bawah api surgawi. Nama yang bergema di hatinya saat itu; Tian Zhen. Dan sejak hari itu, nasib sang Dewa Teratai yang dilupakan perlahan berubah.

More details
WpActionLinkContent Guidelines