Deskripsi atau (blurb) : "Gema tawanya adalah melodi terindah, tapi juga belenggu kebisuan bagiku."
Bulan selalu mengagumi Kara-sosok yang begitu hangat, humble, ceria, dan memiliki senyum termurah. Di dekatnya, Bulan merasa seperti putri yang menemukan pangerannya, namun rasa gugup yang konyol selalu membuatnya membeku di tempat. Setiap interaksi adalah siksaan batin, di mana gejolak perasaan sedih, hampa, dan gelisah tersembunyi di balik sikap kaku.
Hingga hari perpisahan tiba. Di tengah cahaya yang pekat dan kesempatan terakhir, Bulan harus memilih: melawan kegugupan atau membiarkan Kara pergi selamanya. Sayangnya, tidak ada satu kata pun yang bisa terucap dari bibirku.
Ini adalah kisah tentang penyesalan paling sunyi yang dialami Bulan, dan harga yang harus dibayar ketika cinta hanya berakhir dengan sebuah Perpisahan tanpa selamat tinggal.
All Rights Reserved