Cinta Di Balik Penghianatan

Cinta Di Balik Penghianatan

  • WpView
    Reads 184
  • WpVote
    Votes 12
  • WpPart
    Parts 4
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Tue, Feb 3, 2026
WpInfo
Fiction
Romance
Pertemuan yang pertama membuat gun jatuh hati,,,off yang takut akan ancaman Tay itupun memilih mengiyakan apa yang Tay inginkan,,sementara gun memiliki kekuasaan yang lebih tinggi di banding Tay keponakan nya itu,,akankah ada sesuatu yang merubah kepedihan off setelah pertemuan nya dengan gun. btw gunoff🙏
All Rights Reserved
#8
gunoff
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Blueprint Pelarian Villain [END]
  • ATLANTIS 2: PANGLIMA
  • Transmigrasi Ziora
  • EVANESCENT (HIATUS)
  • I'm Not Just a Figuran
  • GHAIKA (REVISI)
  • GRAVARENZO
  • Berandalan di Mata Sang Tuan Muda.
  • The Time
  • Tsundere Maniak Susu [DITERBITKAN]

Flora Severian terbangun sebagai Hazellette Ashcroft, istri Duke dalam novel fantasi sejarah. Figuran yang akan dihancurkan oleh tokoh utama wanita, Mantan kekasih Duke, anak pelayan yang ditakdirkan merebut segalanya, karakter badass yang membuat hubungan Hazellette dengan suaminya kandas. Flora mengerti satu hal begitu masuk ke novel, Jika dia bertahan dia akan dihancurkan, karena itu pilihan Flora hanya kabur... menghapus namanya dari cerita. Dalam novel ini, istri Duke tidak akan pernah diselamatkan. Hazelletta akan disingkirkan... lalu dilupakan. Dia harus membuat dunia percaya dia mati. Lalu tokoh utama akan mengambil alih segalanya dan cerita berjalan tanpanya. Asal bisa hidup tenang Hazel tidak peduli apapun. Tapi takdir tidak pernah benar-benar berteman dengannya. Karena anak yang dia tinggalkan bukan anak biasa. "Jika aku kembali suatu hari, apa dunia ini masih akan memberiku tempat?" -Hazellette Ashcroft- "Kuburkan petinya! Itu hanya peti kosong. Aku akan menemukannya kembali... apa pun bentuknya. Istriku terlalu cerdas untuk mati begitu saja." -Gillian L. Grandwood-

More details
WpActionLinkContent Guidelines